BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Produktivitas Pekerja Lewat Gerakan Sejuta Langkah

Minggu, 14 Agustus 2022 - 13:43 WIB
loading...
BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Produktivitas Pekerja Lewat Gerakan Sejuta Langkah
Gerakan Sejuta Langkah (GSL) di Gelora Bung Karno Jakarta yang secara serentak juga dilakukan di 10 kota
A A A
JAKARTA - Kesibukan dalam bekerja sering menjadi pemicu kurangnya waktu untuk berolahraga. Sedangkan di sisi lain, kondisi lingkungan yang terus mengalami perubahan dan beban kerja yang tinggi, menuntut setiap orang untuk memiliki kondisi tubuh yang sehat dan prima. Hal inilah yang mendorong BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) ingin menumbuhkan semangat berolahraga bagi para pekerja.

Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo bersama Ketua Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK Muhammad Zuhri secara resmi melaunching Gerakan Sejuta Langkah (GSL) di Gelora Bung Karno Jakarta yang secara serentak juga dilakukan di 10 kota lainnya, Jumat (12/8/2022).

(Baca juga:BP Jamsostek Dinilai Telah Berinvestasi dengan Baik)

Dalam sambutannya Anggoro mengimbau agar para pekerja harus bisa menyisihkan waktunya untuk berolahraga. Tidak harus dengan olahraga yang berat, cukup berjalan kaki minimal 30 menit setiap hari, dapat membuat tubuh lebih bugar dan siap menjalani rutinitas kerja.

Tentunya hal ini harus dilakukan secara konsisten dan diimbagi dengan gaya hidup sehat. Sehingga secara tidak langsung akan meningkatkan imunitas dan produktivitas pekerja. Gerakan Sejuta Langkah merupakan salah satu rangkaian menuju HUT BPJAMSOSEK Ke-45.

Jadi, kata Anggoro, ini gerakan yang dilakukan oleh BPJAMSOSTEK untuk membangun Lifestyle gemar berolahraga bagi seluruh pekerja khususnya insan BPJAMSOSTEK. Karena kalau badan sehat maka produktivitas kita juga tinggi. “Ini bukan gaya gayaan, tetapi kita ingin menginspirasi institusi lain dan diikuti juga oleh pekerja di seluruh Indonesia,” kata Anggoro dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/8/2022).

(Baca juga:BP Jamsostek Gulirkan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan)

Antusiasme terhadap gerakan ini terlihat dari banyaknya insan BPJAMSOSTEK yang memberikan janji produktif yaitu berupa komitmen dalam melakukan olahraga. Untuk menambah semangat, setiap bulannya juga akan dipilih 6 karyawan yang memiliki langkah terbanyak untuk mendapatkan reward.

Selain itu gerakan masif ini juga telah didaftarkan ke Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk memecahkan rekor akumulasi 1 miliar langkah hingga perayaan HUT BPJAMSOSTEK pada 5 Desember mendatang.

Sementara itu Ketua Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK Muhammad Zuhri memberikan apresiasinya serta mengatakan bahwa Gerakan Sejuta Langkah ini merupakan satu gerakan yang sifatnya konstruktif dan memberikan motivasi kepada seluruh insan BPJAMSOSTEK agar terus bergerak. Karena dalam upaya memberikan perlindungan yang menyeluruh kepada pekerja Indonesia, dibutuhkan komitmen dan gerakan yang padu dari BPJAMSOSTEK.

(Baca juga:BP Jamsostek Mampu Tingkatkan Engagement Karyawan Setiap Tahunnya)

Anggoro mengajak seluruh insan BPJAMSOSTEK untuk minimal dua kali dalam sebulan melakukan olahraga pagi bersama guna memupuk kekompakan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar terkait pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Semoga dengan ada Gerakan Sejuta Langkah, dapat mendorong seluruh pekerja Indonesia untuk hidup lebih sehat dan semakin produktif, sehingga Indonesia dapat pulih dari pandemi Covid-19 dengan lebih cepat dan perekonomian negara turut bangkit lebih kuat,” kata Anggoro.

Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Cilandak Puspitaningsih mengatakan, Gerakan Sejuta Langkah ini dapat menciptakan Work Life Balance pada pekerja. “Kami BPJamsostek Jakarta Cilandak secara rutin melakukan olahraga bersama setiap satu minggu sekali di lingkungan kantor BPJamsostek Cilandak, karena dengan tubuh yang bugar akan meningkatkan produktifitas dalam bekerja,” kata Puspitaningsih yang akrab disapa Wetty ini.
(dar)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1544 seconds (11.97#12.26)