Gelar APN 2022, Apkasi Ajak Perusahaan Rebut Peluang Pengadaan Barang dan di Pemda
Senin, 15 Agustus 2022 - 21:49 WIB
loading...
Apkasi siap menggelar pameran Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) di pemerintah bertajuk Apkasi Procurement Network (APN) 2022. Foto/IstFoto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Guna mempercepat momentum pemulihan ekonomi di daerah, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (Apkasi) siap menggelar pameran Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) di pemerintah. Ajang bernama Apkasi Procurement Network (APN) 2022 akan berlangsung di Hall A1 JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 24-26 Agustus 2022 mendatang.
Koordinator Wilayah Apkasi provinsi Kalimantan Tengah Halikinnor mengatakan, kegiatan APN digagas sebagai bentuk kewajiban moral untuk ikut menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Produk UMK dan Koperasi.
“Alasan utama mengapa Apkasi harus berperan aktif dalam gerakan ini karena sebagian besar dari barang dan jasa yang dimiliki oleh para penyedia atau perusahaan barang dan jasa, selaku end user-nya adalah anggota Apkasi yaitu pemerintah kabupaten seluruh Indonesia yang berjumlah 416,” ujarnya melalui siaran pers, Senin (16/8/2022).
Menurut dia, salah satu peran Apkasi dalam penyelenggaraan PBJ pemerintah ini adalah agar bagaimana anggota Apkasi terhindar dari permasalahan hukum dalam melakukan transaksi PBJ-nya.
“Karena seperti sama-sama dimaklumi bahwa di beberapa daerah, walaupun tidak bisa kita generalisir, masih ada pengadaan barang dan jasanya bermasalah hingga berakhir di jalur hukum,” tutur Bupati Kotawaringin Timur itu.
Baca juga: Ajak Pemda Tekan Inflasi Pangan ke 5%, Gubernur BI: Jangan Biarkan Rakyat Sengsara
Koordinator Wilayah Apkasi provinsi Kalimantan Tengah Halikinnor mengatakan, kegiatan APN digagas sebagai bentuk kewajiban moral untuk ikut menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Produk UMK dan Koperasi.
“Alasan utama mengapa Apkasi harus berperan aktif dalam gerakan ini karena sebagian besar dari barang dan jasa yang dimiliki oleh para penyedia atau perusahaan barang dan jasa, selaku end user-nya adalah anggota Apkasi yaitu pemerintah kabupaten seluruh Indonesia yang berjumlah 416,” ujarnya melalui siaran pers, Senin (16/8/2022).
Menurut dia, salah satu peran Apkasi dalam penyelenggaraan PBJ pemerintah ini adalah agar bagaimana anggota Apkasi terhindar dari permasalahan hukum dalam melakukan transaksi PBJ-nya.
“Karena seperti sama-sama dimaklumi bahwa di beberapa daerah, walaupun tidak bisa kita generalisir, masih ada pengadaan barang dan jasanya bermasalah hingga berakhir di jalur hukum,” tutur Bupati Kotawaringin Timur itu.
Baca juga: Ajak Pemda Tekan Inflasi Pangan ke 5%, Gubernur BI: Jangan Biarkan Rakyat Sengsara
Lihat Juga :