Gelar APN 2022, Apkasi Ajak Perusahaan Rebut Peluang Pengadaan Barang dan di Pemda
Senin, 15 Agustus 2022 - 21:49 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, sambung dia, APN 2022 ini merupakan inisiatif Apkasi sebagai ajang mempertemukan end user barang/jasa dengan para penyedia barang/jasa pemerintah agar tahap perencanaan anggaran dan persiapan PBJ pemerintah dapat dilaksanakan secara baik.
Dengan kegiatan ini, pemerintah daerah (Pemda) dapat melihat secara langsung kualitas barang-barang yang ditawarkan dan tidak sebatas hanya melihat melalui e-Katalog yang disiapkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
“Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah dapat menghindari perusahaan-perusahaan fiktif penyedia barang dan jasa,” ucapnya.
Seperti diketahui LKPP telah mengambil langkah-langkah strategis melalui perbaikan ekosistem pengadaan barang/jasa dalam rangka peningkatan produk dalam negeri, produk UKM dan Koperasi menuju Indonesia Maju melalui percepatan penayangan produk katalog nasional dan menargetkan pembentukan katalog lokal dan sektoral di lebih dari 400 instansi kementerian/lembaga/Pemda untuk menggeliatkan ekonomi daerah.
Terpisah, Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang menyatakan, potensi dan peluang ekonomi di sektor pengadaan barang/jasa ini cukup besar nilainya.
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran modal pengadaan barang/jasa sebesar Rp1.481 triliun terdiri dari pemerintah pusat Rp.526 triliun, Pemda Rp535 triliun dan BUMN Rp420 triliun. Di bagian Pemda, pemerintah kabupatenlah yang paling banyak mengalokasikan untuk belanja barang/jasa.
Dengan kegiatan ini, pemerintah daerah (Pemda) dapat melihat secara langsung kualitas barang-barang yang ditawarkan dan tidak sebatas hanya melihat melalui e-Katalog yang disiapkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
“Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah dapat menghindari perusahaan-perusahaan fiktif penyedia barang dan jasa,” ucapnya.
Seperti diketahui LKPP telah mengambil langkah-langkah strategis melalui perbaikan ekosistem pengadaan barang/jasa dalam rangka peningkatan produk dalam negeri, produk UKM dan Koperasi menuju Indonesia Maju melalui percepatan penayangan produk katalog nasional dan menargetkan pembentukan katalog lokal dan sektoral di lebih dari 400 instansi kementerian/lembaga/Pemda untuk menggeliatkan ekonomi daerah.
Terpisah, Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang menyatakan, potensi dan peluang ekonomi di sektor pengadaan barang/jasa ini cukup besar nilainya.
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran modal pengadaan barang/jasa sebesar Rp1.481 triliun terdiri dari pemerintah pusat Rp.526 triliun, Pemda Rp535 triliun dan BUMN Rp420 triliun. Di bagian Pemda, pemerintah kabupatenlah yang paling banyak mengalokasikan untuk belanja barang/jasa.
Lihat Juga :