Soal Harga Mi Instan, Mendag Zulhas: Jangan Terigu Terus, Kita Kan Punya Ketela
Kamis, 18 Agustus 2022 - 13:23 WIB
loading...
Mendag Zulhas meminta masyarakat mengonsumsi singkong. Foto/AdveniaElisabeth/MPI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ( Mendag Zulhas ) mengatakan bahwa maksud pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo soal ancaman kenaikan harga mi instan yang bisa sentuh tiga kali lipat, bertujuan untuk memberi semangat agar masyarakat tidak bergantung pada terigu saja. Menurut dia, Indonesia memiliki pilihan bahan baku lain, seperti ketela, singkong, hingga sagu.
Baca juga: Tinjau Pasar Dukuh Kupang, Mendag Zulkifli Hasan: Harga Bapok Stabil dan Migor Tersedia Sesuai HET
"Itu kan Mentan (Menteri Pertanian) beri semangat jangan terigu terus. Kan, kita punya makanan ketela, makanan singkong, kita punya sagu, banyak," kata Mendag Zulhas kepada wartawan di Pasar Tomang Barat, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis (18/8/2022).
Mendag Zulhas mengamini kalau harga terigu yang berbahan baku gandung memang naik. Namun, dia optimistis harganya akan kembali turun pada September hingga Oktober mendatang.
"Terigu akhir-akhir ini naik sedikit, tapi mudah-mudahan September-Oktober turun, jadi (mi instan) naik tiga kali lipat, gak," kata dia.
Baca juga: Tinjau Pasar Dukuh Kupang, Mendag Zulkifli Hasan: Harga Bapok Stabil dan Migor Tersedia Sesuai HET
"Itu kan Mentan (Menteri Pertanian) beri semangat jangan terigu terus. Kan, kita punya makanan ketela, makanan singkong, kita punya sagu, banyak," kata Mendag Zulhas kepada wartawan di Pasar Tomang Barat, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis (18/8/2022).
Mendag Zulhas mengamini kalau harga terigu yang berbahan baku gandung memang naik. Namun, dia optimistis harganya akan kembali turun pada September hingga Oktober mendatang.
"Terigu akhir-akhir ini naik sedikit, tapi mudah-mudahan September-Oktober turun, jadi (mi instan) naik tiga kali lipat, gak," kata dia.
Lihat Juga :