Rusia Genjot Ekspor Gandum ke Afrika, Awal Tahun Tembus 11,8 Juta Ton

Senin, 21 April 2025 - 12:07 WIB
loading...
Rusia Genjot Ekspor...
Ekspor gandum Rusia ke negara-negara Afrika melonjak pada kuartal pertama tahun 2025 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ekspor gandum Rusia ke negara-negara Afrika melonjak pada kuartal pertama tahun 2025 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pengawas keamanan pangan Rosselkhoznadzor melaporkan, pasokan gandum ke Nigeria meningkat empat kali lipat menjadi 210.000 ton.

Menurut data dari Sistem Informasi Negara Federal Rusia (FGIS Argus-Fito), yang dikutip oleh Rosselkhoznadzor, ekspor biji-bijian mentah dan produk olahannya mencapai 11,8 juta ton antara periode Januari dan 6 April 2025. Rinciannya impor gandum Rusia oleh Tunisia tumbuh 78% menjadi 191.000 ton, Maroko meningkat 72% menjadi 147.000 ton, dan Mozambik naik dua belas kali lipat menjadi 74.000 ton.

Baca Juga: 5 Negara Tujuan Ekspor Gandum Rusia, Salah Satunya Indonesia

"Pengiriman gandum (373.000 ton) dari pelabuhan wilayah Leningrad ke Israel, Bangladesh, Senegal dan Togo; dan barley (127.000 ton) ke Arab Saudi, Israel, Libya," ungkap badan itu.

Ekspor biji-bijian Rusia ke Afrika tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Tahun lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan peningkatan ekspor pertanian sebesar 50% pada tahun 2030 dibandingkan dengan tingkat 2021, yang berjumlah USD37 miliar atau setara Rp614,6 triliun (dengan kurs Rp16.613 per USD).

Bulan lalu, Kementerian Pertanian Moskow melaporkan, bahwa ekspor makanan Rusia ke negara-negara Afrika melebihi USD7 miliar pada tahun 2024, naik 19% dari tahun 2023. Menurut pusat Agroexport, produk makanan domestik dipasok ke 45 negara di benua itu, dengan Mesir tetap menjadi importir utama.

Impor barang-barang Rusia di negara Afrika Utara itu, termasuk gandum, bunga matahari dan minyak kedelai, kacang-kacangan, legumes, tebu, dan ragi, nilainya tumbuh sebesar 21%, kata departemen itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Rekomendasi
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Berita Terkini
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved