Alhamdulillah! Diresmikan Wapres, Menara Syariah Dibangun oleh Agung Sedayu dan Salim Group
Rabu, 24 Agustus 2022 - 11:28 WIB
loading...
A
A
A
Menara Syariah dikembangkan oleh PT Fin Centerindo Satu, sebuah perusahaan joint-venture antara Agung Sedayu Group, Salim Group, PT Fin Centerindo Dua, dan Matrix Concepts Malaysia. Pembangunan menara kembar dimulai pada awal 2021 dan telah menghabiskan dana sekitar Rp3,4 triliun.
Selain itu, Wapres menuturkan bahwa Menara Syariah adalah simbol dari harapan dan cita-cita menjadikan Indonesia sebagai pemain utama keuangan syariah dunia.
“Oleh karena itu, saya berharap pembangunannya dapat diselesaikan tepat waktu, segera difungsikan dengan baik, dan menjadi sentra aktivitas para pelaku industri keuangan syariah maupun pelaku bisnis syariah lainnya,” sambungnya.
Wapres menekankan bahwa pengembangan industri jasa keuangan syariah bukan sekadar buah komitmen tinggi pemerintah, sinergi kementerian dan lembaga dan dukungan regulator, melainkan juga partisipasi aktif dari pelaku industri dan kalangan dunia usaha.
“Menara Syariah yang akan kita saksikan peresmian topping off-nya hari ini adalah wujud nyata kontribusi kalangan dunia usaha, yakni melalui penyediaan infrastruktur berupa kawasan pusat keuangan syariah internasional,” lanjutnya.
Selain itu, Wapres menuturkan bahwa Menara Syariah adalah simbol dari harapan dan cita-cita menjadikan Indonesia sebagai pemain utama keuangan syariah dunia.
“Oleh karena itu, saya berharap pembangunannya dapat diselesaikan tepat waktu, segera difungsikan dengan baik, dan menjadi sentra aktivitas para pelaku industri keuangan syariah maupun pelaku bisnis syariah lainnya,” sambungnya.
Wapres menekankan bahwa pengembangan industri jasa keuangan syariah bukan sekadar buah komitmen tinggi pemerintah, sinergi kementerian dan lembaga dan dukungan regulator, melainkan juga partisipasi aktif dari pelaku industri dan kalangan dunia usaha.
“Menara Syariah yang akan kita saksikan peresmian topping off-nya hari ini adalah wujud nyata kontribusi kalangan dunia usaha, yakni melalui penyediaan infrastruktur berupa kawasan pusat keuangan syariah internasional,” lanjutnya.
Lihat Juga :