Tuai Polemik Soal Merek Dagang, Pakar Jelaskan Makna Mie Gacoan
Kamis, 25 Agustus 2022 - 20:02 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kata gacoan yang menjadi sumber polemik restoran Mie Gacoan ternyata memiliki makna yang berbeda pada bahasa aslinya, bahasa Jawa, dan bahasa Indonesia.
Menurut Kepala Bidang Pertunjukan Seni dan Budaya di Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Donny Satryo Wibowo Ranoewidjojo, gacoan dalam bahasa Jawa berarti jagoan atau unggulan. Dengan kata lain, gacoan memiliki makna yang positif.
"Iya gacoan itu artinya andalan atau jagoan. Zaman saya kecil di Surabaya, saya juga pegang gacoan untuk main kelereng, engkle, dan lain-lain. Intinya, bahasa daerah ya tidak bisa disamakan dengan bahasa Indonesia," tutur Donny kepada media, Kamis (25/8/2022).
Baca Juga: Gaduh Soal Nama Mie Gacoan, Begini Tanggapan Manajemen
Ia mengingatkan, tidak semua kata dalam bahasa daerah yang diserap ke dalam bahasa Indonesia akan memiliki makna yang sama. Misalnya, kata pamor yang dalam bahasa Jawa berarti pola logam putih dalam pusaka tosan, aji, keris, dan tombak. Saat diserap ke dalam bahasa Indonesia, pamor beralih makna menjadi kewibawaan.
Menurut Kepala Bidang Pertunjukan Seni dan Budaya di Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Donny Satryo Wibowo Ranoewidjojo, gacoan dalam bahasa Jawa berarti jagoan atau unggulan. Dengan kata lain, gacoan memiliki makna yang positif.
"Iya gacoan itu artinya andalan atau jagoan. Zaman saya kecil di Surabaya, saya juga pegang gacoan untuk main kelereng, engkle, dan lain-lain. Intinya, bahasa daerah ya tidak bisa disamakan dengan bahasa Indonesia," tutur Donny kepada media, Kamis (25/8/2022).
Baca Juga: Gaduh Soal Nama Mie Gacoan, Begini Tanggapan Manajemen
Ia mengingatkan, tidak semua kata dalam bahasa daerah yang diserap ke dalam bahasa Indonesia akan memiliki makna yang sama. Misalnya, kata pamor yang dalam bahasa Jawa berarti pola logam putih dalam pusaka tosan, aji, keris, dan tombak. Saat diserap ke dalam bahasa Indonesia, pamor beralih makna menjadi kewibawaan.
Lihat Juga :