Kebocoran Subsidi Tidak Tertangani, Menaikkan Harga BBM Menjadi Solusi?
Minggu, 28 Agustus 2022 - 17:24 WIB
loading...
A
A
A
Adapun harga solar subsidi Rp5.150/liter padahal harga keekonomian solar harusnya di Rp 13.950. Jadi bedanya antara harga sebenarnya di luar harga berlaku sebesar Rp8.300 per liter.
"Dengan tutup kebocoran solar, bisa hemat pengeluaran subsidi karena 93% konsumsi solar adalah jenis subsidi," kata Bhima.
Sehingga menurutnya, yang paling penting Menurut Bhima adalah pembatasan dan evaluasi terhadap subsidi yang sudah diberikan, bukan justru menaikan harganya. Karena kalau harganya naik, maka yang terdampak pada akhirnya adalah masyarakat.
"Kalau harga naik, yang tidak punya kendaraan ikut terdampak. Atur dulu kebocoran solar subsidi di truk yang angkut hasil tambang dan sawit, daripada melakukan kenaikan harga dan pembatasan untuk jenis Pertalite," pungkasnya.
"Dengan tutup kebocoran solar, bisa hemat pengeluaran subsidi karena 93% konsumsi solar adalah jenis subsidi," kata Bhima.
Sehingga menurutnya, yang paling penting Menurut Bhima adalah pembatasan dan evaluasi terhadap subsidi yang sudah diberikan, bukan justru menaikan harganya. Karena kalau harganya naik, maka yang terdampak pada akhirnya adalah masyarakat.
"Kalau harga naik, yang tidak punya kendaraan ikut terdampak. Atur dulu kebocoran solar subsidi di truk yang angkut hasil tambang dan sawit, daripada melakukan kenaikan harga dan pembatasan untuk jenis Pertalite," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :