Semringah, Jokowi Sebut 99% Pekerja Tambang Freeport Merupakan Orang Indonesia
Kamis, 01 September 2022 - 13:28 WIB
loading...
Presiden Jokowi merasa bangga dan sangat gembira karena hampir 99% karyawan yang bekerja di pertambangan PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan warga negara Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
JAYAPURA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) merasa bangga karena hampir 99% karyawan yang bekerja di pertambangan PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan warga negara Indonesia. Hal itu disampaikan saat mengunjungi Tambang Grasberg milik Freeport di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.
"Saya sangat gembira mendengar bahwa tambang bawah tanah yang sangat sulit medannya dan dikendalikan dari jarak jauh, tadi saya sudah melihat secara langsung. Saya senang 99% dari total karyawan yang tadi mengendalikan, mengoperasionalkan itu asli Indonesia , khususnya dari tanah Papua," ujar Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/9/2022).
Baca Juga: Potret Jokowi dan Iriana Lihat Tambang Freeport di Ketinggian 4.285 Meter MDPL
Pada kesempatan yang sama, Jokowi juga meluncurkan teknologi terbaru di sektor pertambangan yaitu 5G mining. Teknologi 5G mining sendiri merupakan hasil kerja sama antara Telkom Group dengan PT Freeport Indonesia (PTFI).
"Saya yakin teknologi ini akan membuat PT Freeport Indonesia semakin diperhitungkan di tingkat global dan menghasilkan semakin banyak SDM-SDM di bidang pertambangan yang berkualitas di dunia dan berkontribusi besar bagi kemajuan industri pertambangan Indonesia," kata Jokowi.
Jokowi meminta kepada semua pihak agar tidak tertinggal dan harus mampu bersaing di segala sektor yang semakin terdigitalisasi saat ini. Salah satunya, sektor pertambangan yang harus mampu mengimplementasikan teknologi terbaru.
"Dan melalui teknologi 5G Underground Smart mining ini betul-betul aktivitas pertambangan di bawah tanah bisa dimonitor menggunakan kamera yang terhubung dengan kecerdasan buatan dan mencegah serta meninimal kan risiko kecelakaan kerja," imbuhnya.
"Saya sangat gembira mendengar bahwa tambang bawah tanah yang sangat sulit medannya dan dikendalikan dari jarak jauh, tadi saya sudah melihat secara langsung. Saya senang 99% dari total karyawan yang tadi mengendalikan, mengoperasionalkan itu asli Indonesia , khususnya dari tanah Papua," ujar Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/9/2022).
Baca Juga: Potret Jokowi dan Iriana Lihat Tambang Freeport di Ketinggian 4.285 Meter MDPL
Pada kesempatan yang sama, Jokowi juga meluncurkan teknologi terbaru di sektor pertambangan yaitu 5G mining. Teknologi 5G mining sendiri merupakan hasil kerja sama antara Telkom Group dengan PT Freeport Indonesia (PTFI).
"Saya yakin teknologi ini akan membuat PT Freeport Indonesia semakin diperhitungkan di tingkat global dan menghasilkan semakin banyak SDM-SDM di bidang pertambangan yang berkualitas di dunia dan berkontribusi besar bagi kemajuan industri pertambangan Indonesia," kata Jokowi.
Jokowi meminta kepada semua pihak agar tidak tertinggal dan harus mampu bersaing di segala sektor yang semakin terdigitalisasi saat ini. Salah satunya, sektor pertambangan yang harus mampu mengimplementasikan teknologi terbaru.
"Dan melalui teknologi 5G Underground Smart mining ini betul-betul aktivitas pertambangan di bawah tanah bisa dimonitor menggunakan kamera yang terhubung dengan kecerdasan buatan dan mencegah serta meninimal kan risiko kecelakaan kerja," imbuhnya.
Lihat Juga :