Berkunjung ke MNC Group, HIPMI Belajar dari Kesuksesan Hary Tanoesoedibjo
Rabu, 01 Juli 2020 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
Tak berehenti disitu keduanya juga membahas terkait persoalan Covid-19. Keduanya sepakat bahwa regulasi penting untuk mendorong dunia suaha tetap bertahan di tengah krisisi ekonomi akibat wabah corona.
Menurut Mardani, salah satu yang didorong di tengah pandemi Covid-19 adalah merelaksasi pinjaman kredit. HIPMI, kata dia sudah membentuk Kelompok Kerja (POKJA) mendata 34 provinsi pengusaha HIPMI yang terdampak Covid-19. "Data-data ini selanjutnya kita komunikasikan dengan bank-bank di Indonesia untuk memberikan relaksasi kepada pengusaha agar tidak ada PHK dan tidak kolaps," ungkapnya.
Adapun di tengah Covid-19, HT memotivasi bahwa setiap situasi ada banyak kesempatan bahkan pada situasi terburuk sekalipun. Namun tetap harus dilihat secara konstruktif. "Ada banyak kesempatan di setiap situasi yang ada, bahkan situasi terburuk sekalipun," ungkapnya.
Menurut dia, memanfaatkan kesempatan pada setiap situasi yang ada bukan hanya butuh kemauan dan tekad kuat namun juga perlu ada ekosistem yang baik. "Nah ekosistem itu diciptakan dengan regulasi yang mendorong usaha anak muda untuk tumbuh di situasi Covid-19. Saya pernah, kalau saya mengajar, saya motivasi ke anak-anak muda, saya itu justru untung besar ketika krisis finansial melanda tanah air di 1998-2001. Jadi itu tergantung dari cara kita melihat permasalahan. Yang penting bisa menyesuaikan dengan keadaan saat itu, termasuk Covid-19 ya," ucapnya.
HT meyakini, jika iklim yang baik untuk berbisnis tersedia, maka ekosistem akan tercipta. "Tinggal tanamkan tekad kuat dan positif ingin maju maka pasti bisa," pungkasNYA.
Menurut Mardani, salah satu yang didorong di tengah pandemi Covid-19 adalah merelaksasi pinjaman kredit. HIPMI, kata dia sudah membentuk Kelompok Kerja (POKJA) mendata 34 provinsi pengusaha HIPMI yang terdampak Covid-19. "Data-data ini selanjutnya kita komunikasikan dengan bank-bank di Indonesia untuk memberikan relaksasi kepada pengusaha agar tidak ada PHK dan tidak kolaps," ungkapnya.
Adapun di tengah Covid-19, HT memotivasi bahwa setiap situasi ada banyak kesempatan bahkan pada situasi terburuk sekalipun. Namun tetap harus dilihat secara konstruktif. "Ada banyak kesempatan di setiap situasi yang ada, bahkan situasi terburuk sekalipun," ungkapnya.
Menurut dia, memanfaatkan kesempatan pada setiap situasi yang ada bukan hanya butuh kemauan dan tekad kuat namun juga perlu ada ekosistem yang baik. "Nah ekosistem itu diciptakan dengan regulasi yang mendorong usaha anak muda untuk tumbuh di situasi Covid-19. Saya pernah, kalau saya mengajar, saya motivasi ke anak-anak muda, saya itu justru untung besar ketika krisis finansial melanda tanah air di 1998-2001. Jadi itu tergantung dari cara kita melihat permasalahan. Yang penting bisa menyesuaikan dengan keadaan saat itu, termasuk Covid-19 ya," ucapnya.
HT meyakini, jika iklim yang baik untuk berbisnis tersedia, maka ekosistem akan tercipta. "Tinggal tanamkan tekad kuat dan positif ingin maju maka pasti bisa," pungkasNYA.
(nng)
Lihat Juga :