PT Wilmar Padi Indonesia Lebarkan Sayap ke Serang
Minggu, 04 September 2022 - 14:44 WIB
loading...
Kerja sama PT Wilmar Padi Indonesia (WPI) disambut hangat oleh petani karena mampu meningkatkan produksi panennya.
A
A
A
JAKARTA - Kerja sama PT Wilmar Padi Indonesia (WPI) disambut hangat oleh petani karena mampu meningkatkan produksi panennya. Dalam panen perdana yang digelar Rabu (31/8) lalu diketahui bahwa kerja sama demonstration plot (demplot) mampu meningkatkan produksi padi 8,25% dibanding sebelumnya.
Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/9/2022), demplot merupakan metode penyuluhan pertanian kepada petani, dengan cara membuat lahan percontohan agar petani dapat melihat dan membuktikan terhadap obyek yang didemontrasikan. Di Kota Santri tersebut, PT WPI telah memulai debut kerja sama demplotnya dengan petani seluas 17 hektare (ha) yang tersebar di Kecamatan Kramatwatu, Pontang, Lebakwangi, dan Kasemen.
(Baca juga:Wilmar Operasikan Sekolah Alam di Kawasan Konservasi)
Ketua Kelompok Tani Maju I Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, Serang Muhammad Supi merasa puas dengan hasil panen demplotnya karena produksi naik menjadi 6 ton per ha dari sebelumnya 4-5 ton per ha. Peningkatan tersebut dinilai sangat membantu petani meningkatkan produktivitasnya dan solusi terhadap keterbatasan luas lahan.
Saat ini, Supi menggarap 4 ha lahan, yang sebagian diantaranya merupakan lahan sewaan. “Syukur alhamdulillah produksi saya meningkat dibanding (yang belum ikut program demplot),” tutur Supi.
Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/9/2022), demplot merupakan metode penyuluhan pertanian kepada petani, dengan cara membuat lahan percontohan agar petani dapat melihat dan membuktikan terhadap obyek yang didemontrasikan. Di Kota Santri tersebut, PT WPI telah memulai debut kerja sama demplotnya dengan petani seluas 17 hektare (ha) yang tersebar di Kecamatan Kramatwatu, Pontang, Lebakwangi, dan Kasemen.
(Baca juga:Wilmar Operasikan Sekolah Alam di Kawasan Konservasi)
Ketua Kelompok Tani Maju I Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, Serang Muhammad Supi merasa puas dengan hasil panen demplotnya karena produksi naik menjadi 6 ton per ha dari sebelumnya 4-5 ton per ha. Peningkatan tersebut dinilai sangat membantu petani meningkatkan produktivitasnya dan solusi terhadap keterbatasan luas lahan.
Saat ini, Supi menggarap 4 ha lahan, yang sebagian diantaranya merupakan lahan sewaan. “Syukur alhamdulillah produksi saya meningkat dibanding (yang belum ikut program demplot),” tutur Supi.
Lihat Juga :