Inflasi Juni 0,18%, BI Sebut Masih Terbilang Rendah
Rabu, 01 Juli 2020 - 21:18 WIB
loading...
Bank Indonesia (BI) mencatat Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2020 tetap rendah. Adapun, Inflasi IHK Juni 2020 tercatat 0,18% (mtm). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2020 tetap rendah. Adapun, Inflasi IHK Juni 2020 tercatat 0,18% (mtm), meskipun relatif lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,07% (mtm).
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengatakan, Bank Indonesia terus konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. "Ini untuk mengendalikan inflasi tetap rendah dan terkendali dalam sasarannya sebesar 3,0%±1% pada 2020," kata Onny di Jakarta, Rabu (1/7/2020).
(Baca Juga: Daging Ayam dan Telur Biang Kerok Inflasi Juni 2020 )
Lebih lanjut terang dia, perkembangan ini dipengaruhi oleh penurunan inflasi kelompok inti dan kelompok administered prices sedangkan inflasi kelompok volatile food mengalami kenaikan. "Secara tahunan, inflasi IHK Juni 2020 tercatat sebesar 1,96% (yoy), menurun dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 2,19% (yoy)," jelasnya.
Sebagai informasi, perkembangan ini terutama dipengaruhi oleh deflasi komoditas bawang bombay, gula pasir, dan emas perhiasan di tengah inflasi nasi dengan lauk yang meningkat. Secara tahunan, inflasi inti tercatat 2,26% (yoy), melambat dibandingkan dengan inflasi Mei 2020 sebesar 2,65% (yoy).
(Baca Juga: Inflasi Juni 0,18%, Ekonom Ramal Kenaikan Harga Pangan Berlanjut )
Inflasi inti yang kembali melambat tidak terlepas dari perlambatan permintaan domestik akibat pandemi COVID-19, konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi, harga komoditas global yang rendah, dan stabilitas nilai tukar yang terjaga.
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengatakan, Bank Indonesia terus konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. "Ini untuk mengendalikan inflasi tetap rendah dan terkendali dalam sasarannya sebesar 3,0%±1% pada 2020," kata Onny di Jakarta, Rabu (1/7/2020).
(Baca Juga: Daging Ayam dan Telur Biang Kerok Inflasi Juni 2020 )
Lebih lanjut terang dia, perkembangan ini dipengaruhi oleh penurunan inflasi kelompok inti dan kelompok administered prices sedangkan inflasi kelompok volatile food mengalami kenaikan. "Secara tahunan, inflasi IHK Juni 2020 tercatat sebesar 1,96% (yoy), menurun dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 2,19% (yoy)," jelasnya.
Sebagai informasi, perkembangan ini terutama dipengaruhi oleh deflasi komoditas bawang bombay, gula pasir, dan emas perhiasan di tengah inflasi nasi dengan lauk yang meningkat. Secara tahunan, inflasi inti tercatat 2,26% (yoy), melambat dibandingkan dengan inflasi Mei 2020 sebesar 2,65% (yoy).
(Baca Juga: Inflasi Juni 0,18%, Ekonom Ramal Kenaikan Harga Pangan Berlanjut )
Inflasi inti yang kembali melambat tidak terlepas dari perlambatan permintaan domestik akibat pandemi COVID-19, konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi, harga komoditas global yang rendah, dan stabilitas nilai tukar yang terjaga.
Lihat Juga :