Dampak Covid, Masyarakat Makin Sadar Pentingnya Investasi
Sabtu, 03 September 2022 - 22:27 WIB
loading...
A
A
A
Diskusi bertema “Tetap Cuan di Usia Pensiun,” ini diselenggarakan sebagai bagian dari mata acara reuni alumni SMP Negeri 85 Jakarta angkatan 1988. Sebagian besar peserta segera memasuki usia pensiun.
“Dibandingkan dengan alternatif investasi seperti deposito, emas, tabungan, dan saham, yang memiliki return investasi paling tinggi berdasarkan historical 10 tahun terakhir adalah saham. Saham adalah pembelian surat berharga yang diterbitkan oleh perusahaan publik,” kata Aji.
(Baca juga:Pasar Modal Jadi Alternatif Pendanaan UMKM)
Beberapa keuntungan berinvestasi saham antara lain: investor akan mendapatkan selisih harga beli dan jual (capital gain), likuiditas yang tinggi, ada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengawasi (regulator), pembagian keuntungan yang dibagikan perusahaan kepada pemegang saham (dividen), dan dengan investasi saham ini masyarakat dapat memiliki bisnis suatu perseroan dengan modal relatif kecil.
“Materi ini sangat penting untuk kita ketahui,” kata Diah Fistiani, salah satu alumni SMP 85 yang tampil sebagai moderator. Menurut pemegang sertifikat sebagai financial planner ini, ketika sudah pensiun nanti, penghasilan tidak lagi seperti saat masih bekerja. Agar kualitas hidup bisa tetap dijaga, kita harus memahami investasi yang baik dan benar. “Jangan terjebak investasi bodong,” kata Fisti.
“Dibandingkan dengan alternatif investasi seperti deposito, emas, tabungan, dan saham, yang memiliki return investasi paling tinggi berdasarkan historical 10 tahun terakhir adalah saham. Saham adalah pembelian surat berharga yang diterbitkan oleh perusahaan publik,” kata Aji.
(Baca juga:Pasar Modal Jadi Alternatif Pendanaan UMKM)
Beberapa keuntungan berinvestasi saham antara lain: investor akan mendapatkan selisih harga beli dan jual (capital gain), likuiditas yang tinggi, ada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengawasi (regulator), pembagian keuntungan yang dibagikan perusahaan kepada pemegang saham (dividen), dan dengan investasi saham ini masyarakat dapat memiliki bisnis suatu perseroan dengan modal relatif kecil.
“Materi ini sangat penting untuk kita ketahui,” kata Diah Fistiani, salah satu alumni SMP 85 yang tampil sebagai moderator. Menurut pemegang sertifikat sebagai financial planner ini, ketika sudah pensiun nanti, penghasilan tidak lagi seperti saat masih bekerja. Agar kualitas hidup bisa tetap dijaga, kita harus memahami investasi yang baik dan benar. “Jangan terjebak investasi bodong,” kata Fisti.
(dar)
Lihat Juga :