Sri Mulyani Ungkap Dana untuk Pembangunan Infrastruktur, Jumlahnya Wow!

Selasa, 06 September 2022 - 19:05 WIB
loading...
Sri Mulyani Ungkap Dana...
Pembangunan infrastruktur membutuhkan dana ribuan triliun. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap, pemerintah membutuhkan anggaran ribuan triliun rupiah untuk membangun infrastruktur di dalam negeri. Untuk pembebasan lahan saja, pemerintah sudah menggelontorkan dana sebesar Rp125 triliun.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Ekonomi Dunia Kacau Balau, Ini Dampaknya ke Penerimaan Negara

Pernyataan tersebut dia sampaikan dalam sambutannya di gelaran Penyelesaian Transaksi antara PT Waskita Toll Road (WTR) dengan Indonesia Investment Authority (INA) terkait Ruas Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang.

Menurut Sri Mulyani, dana Rp125 triliun yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu dialokasikan untuk pembebasan lahan bagi 128 proyeks strategis nasional (PSN). Jumlah proyek tersebut dibangun pemerintah sejak 2016-2022.

"Selama ini 128 proyeks strategis nasional Rp716,4 triliun (nilai investasi) dari land akuisisi dari APBN, makanya kita bisa mengeluarkan dana lebih dari Rp125 triliun only for land akuisisi," ungkap Sri Mulyani, Selasa (6/9/2022).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menilai pembangunan PSN, khusus proyek infrastruktur, tidak serta merta bergantung pada APBN hingga neraca keuangan BUMN saja. Pasalnya, pembangunan infrastruktur membutuhkan dana yang teramat besar.

Baca juga: Tim Mahasiswa Fisika FMIPA IPB Sabet Medali Emas pada Kompetisi Internasional 2022

"Karena kebutuhan untuk pembangunan infrastruktur bukan Rp100 triliun, bukan Rp700 triliuh, but it can be ribuan triliun," kata dia.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Rekomendasi
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
2025, Anggaran untuk...
2025, Anggaran untuk Pembangunan IKN Hanya Rp143 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved