Landscape Ekonomi Global Bergeser, Jokowi: Perlu Pemikiran Seperti Kancil
Rabu, 07 September 2022 - 11:43 WIB
loading...
A
A
A
Karena keadaan tidak normal itulah, Jokowi meminta para ekonom untuk berfikir melompat jauh kedepan dengan diibaratkan seperti kancil.
"Dibutuhkan pemikiran yang Abu Nawas, yang kancil-kancil gitu agak melompat-lompat, tapi memang harus seperti itu. Bekerja sekarang pun tidak bisa makro saja gak bisa, ditambah mikro mungkin masih juga belum dapat. Sehingga makro ya, mikro ya, detil, fokus, ketemu nanti, tapi satu satu gabisa sekarang ini. Karena sekali lagi keadaan sangat tidak normal," jelasnya.
Ketidakjelasan itu, kata Jokowi, juga berdampak pada instrumen fiskal hingga moneter. Dan hal tersebut terangnya, hampir terjadi pada semua negara.
"Instrumen-instrumen yang kita miliki, instrumen fiskal, instrumen moneter juga kadang-kadang bisa luput karena keadaannya tidak normal. Semua negara mengalami, betul-betul kita diuji karena geopolitik globalnya memang juga gak jelas, sangat tidak jelas," katanya.
"Dibutuhkan pemikiran yang Abu Nawas, yang kancil-kancil gitu agak melompat-lompat, tapi memang harus seperti itu. Bekerja sekarang pun tidak bisa makro saja gak bisa, ditambah mikro mungkin masih juga belum dapat. Sehingga makro ya, mikro ya, detil, fokus, ketemu nanti, tapi satu satu gabisa sekarang ini. Karena sekali lagi keadaan sangat tidak normal," jelasnya.
Ketidakjelasan itu, kata Jokowi, juga berdampak pada instrumen fiskal hingga moneter. Dan hal tersebut terangnya, hampir terjadi pada semua negara.
"Instrumen-instrumen yang kita miliki, instrumen fiskal, instrumen moneter juga kadang-kadang bisa luput karena keadaannya tidak normal. Semua negara mengalami, betul-betul kita diuji karena geopolitik globalnya memang juga gak jelas, sangat tidak jelas," katanya.
(akr)
Lihat Juga :