Gandeng BKPM, Angkasa Pura II Asongkan Tujuh Proyek Bandara
Kamis, 02 Juli 2020 - 11:38 WIB
loading...
Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II menyelenggarakan kegiatan market sounding proyek-proyek perseroan dalam rangka mempersiapkan pembukaan kembali ekonomi pada kondisi kenormalan baru. Market sounding ini merupakan tahapan awal dalam penyiapan tujuh proyek infrastruktur yang ditawarkan oleh PT Angkasa Pura II.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan publik serta mencari mitra strategis dalam pengembangan bisnis proyek infrastruktur yang ditawarkan itu. Ketujuh proyek itu memiliki total nilai investasi Rp16 triliun atau lebih dari US$1 miliar.
Plt. Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Nurul Ichwan mengapresiasi PT Angkasa Pura II atas semangatnya melakukan sosialisasi peluang investasi yang dimilikinya pada kondisi pandemi COVID-19 saat ini. ( Baca: Kepala BKPM: Investasi Hyundai Lampaui Target Konstruksi )
“Kami mendukung kegiatan ini karena pembangunan infrastruktur dan kemajuan ekonomi memiliki keterkaitan yang erat. Sehingga apa pun yang kita lakukan, infrastruktur harus hadir lebih dulu sebelum bisnis-bisnis lainnya hadir,” jelas Nurul dalam keterangan resminya, Kamis (2/7/2020).
Sementara itu, Direktur Komersial PT Angkasa Pura II Ghamal Peris Aulia mengatakan, pengadaan tujuh proyek infastruktur ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa bandara serta menciptakan customer experience yang baik, efektifitas dan efisiensi sistem operasi, serta model bisnis yang kompetitif.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan publik serta mencari mitra strategis dalam pengembangan bisnis proyek infrastruktur yang ditawarkan itu. Ketujuh proyek itu memiliki total nilai investasi Rp16 triliun atau lebih dari US$1 miliar.
Plt. Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Nurul Ichwan mengapresiasi PT Angkasa Pura II atas semangatnya melakukan sosialisasi peluang investasi yang dimilikinya pada kondisi pandemi COVID-19 saat ini. ( Baca: Kepala BKPM: Investasi Hyundai Lampaui Target Konstruksi )
“Kami mendukung kegiatan ini karena pembangunan infrastruktur dan kemajuan ekonomi memiliki keterkaitan yang erat. Sehingga apa pun yang kita lakukan, infrastruktur harus hadir lebih dulu sebelum bisnis-bisnis lainnya hadir,” jelas Nurul dalam keterangan resminya, Kamis (2/7/2020).
Sementara itu, Direktur Komersial PT Angkasa Pura II Ghamal Peris Aulia mengatakan, pengadaan tujuh proyek infastruktur ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa bandara serta menciptakan customer experience yang baik, efektifitas dan efisiensi sistem operasi, serta model bisnis yang kompetitif.
Lihat Juga :