Beredar Link Palsu Mengatasnamakan Bank BRI, Nasabah Diminta Waspada

Minggu, 11 September 2022 - 12:47 WIB
loading...
Beredar Link Palsu Mengatasnamakan...
Beragam modus penipuan kian marak, termasuk yang mengatasnamakan perbankan. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
JAKARTA - Beragam modus penipuan kian marak, termasuk yang mengatasnamakan perbankan. Baru-baru ini, beredar pesan singkat dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dengan mengatasnamakan pihak bank BRI.

Pesan singkat tersebut berisi informasi perubahan tarif transaksi menjadi Rp150.000 per bulan, serta tautan atau link pengisian data pribadi.

Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan berasal dari sumber tidak resmi.

Baca juga: Inilah 5 Tips Kartu Kredit Aman dari Penipuan Carding, Kenali dan Pahami

Untuk itu, perseroan mengimbau nasabah tetap waspada dan tidak melakukan pengisian data pribadi melalui link yang tersebar. Hal itu sebagai langkah pencegahan tersebarnya data pribadi nasabah kepada pihak yang tidak bertanggungjawab.

"BRI mengimbau seluruh nasabah untuk selalu waspada terhadap modus tindak kejahatan social engineering," kata Aestika dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (11/9/2022).

Baca juga: Waspada Soceng, Ini Cara BRI Cegah Kejahatan Perbankan

Perseroan juga mengimbau nasabah untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan data transaksi perbankan kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan BRI.

Sebagaimana diketahui, social engineering merupakan tindakan kejahatan yang memanipulasi psikologis korban untuk membocorkan data pribadi dan data transaksi korban.

Media yang digunakan pelaku untuk mendekati korban pun beragam antara lain telepon, SMS, e-mail, media sosial, dan lainnya.



Adapun, data yang perlu dijaga oleh nasabah meliputi nomor rekening, nomor kartu PIN, username, dan password digital banking, serta kode One Time Password atau OTP.

"Apabila mendapat notifikasi melalui sms atau email yang tidak dilakukan, nasabah diimbau segera menghubungi contact center BRI di 14017 atau 1500017 untuk melakukan pemblokiran kartu ATM," saran Aestika.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Kisah BRILink Agen John,...
Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI-Papua Nugini
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
Surya Saputra Datangi...
Surya Saputra Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Pencatutan Identitas di Medsos
Clara Shinta Resmi Laporkan...
Clara Shinta Resmi Laporkan Mantan Suami soal Dugaan Fitnah Titipan Uang Rp13 M
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
Rekomendasi
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved