BUMN Ditugasi Salurkan BLT-Bansos, Erick Thohir Tekankan Perbaikan Data Penerima

Senin, 12 September 2022 - 11:42 WIB
loading...
BUMN Ditugasi Salurkan...
Warga Kota Palembang mulai mencairkan BLT BBM dan BPNT tahun 2022 di Kantor Pos Regional 3, Palembang, Jumat (9/9/2022). Foto/SINDOnews/Mushaful Imam
A A A
JAKARTA - Kementerian BUMN mendorong adanya perbaikan data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM dan bantuan sosial (bansos) untuk menghindari penyalahgunaan.

Menteri BUMN Erick Thohir memastikan akan mendorong kementerian dan lembaga terkait untuk melakukan perbaikan data tersebut. Dia khawatir BUMN menyalahgunakan data penerima untuk kepentingan perusahaan.

"Kita sangat mendorong data-data ini (BLT BBM dan Bansos) diperbaiki, karena jangan sampai juga teman-teman yang ada di BUMN nanti terjebak, seakan-akan kita yang menyalahgunakan data ini untuk kepentingan BUMN itu sendiri," ujarnya, Senin (12/9/2022).

Baca juga: BLT Gaji Rp600.000 Cair Hari ini, Tahap I Ditransfer ke 4,36 Juta Penerima

Dia mengingatkan bahwa Kementerian BUMN melalui Himbara (bank milik negara) dan PT Pos Indonesia (Persero) hanya menjalankan penugasan pemerintah. Sehingga, data penerima yang ada bukan berasal dari internal Kementerian BUMN ataupun perusahaan pelat merah.

"Untuk BLT dan bansos kita pastikan data yang kami terima buka dari kami. Kami hanya mengerjakan sesuai dengan penugasan, apa yang dilakukan Himbara, apa yang dilakukan PT Pos, itu semua bukan dari kami," tuturnya.

Baca juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Meski begitu, Erick menjamin penyaluran bantuan langsung tunai sebagai bantuan sosial atas pengalihan subsidi bahan bakar minyak melalui Pos Indonesia berjalan tepat sasaran dan waktu.

Pemerintah akan menyalurkan BLT BBM kepada 20,6 juta masyarakat penerima manfaat dengan besaran bantuan Rp150.000 per orang selama empat bulan. Dengan setiap orang menerima Rp600.000, pemberian BLT BBM itu akan dilakukan sebanyak dua kali.



"Padahal, kalau kita lihat yang namanya penugasan ini Komisi VI sendiri sudah melihat lebih banyak yang nol-nol. Bukan yang profit, sementara kita korporasi dividen setinggi-tingginya. Ini kita terbuka secara transparan dan kita mendukung, data ini penting agar tepat sasaran, ini yang kita dorong," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved