Tekan Impor, Indonesia Bangun Pabrik Pati Jagung Rp1,3 Triliun

Selasa, 13 September 2022 - 07:04 WIB
loading...
Tekan Impor, Indonesia...
Pabrik pati Jagung di Pasuruan, Jawa Timur, membutuhkan pasokan jagung berkualitas. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Cargill Indonesia merealisasikan investasi sebesar Rp1,3 triliun melalui PT Sorini Agro Asia Corporindo untuk membangun pabrik corn wet milling di Pasuruan, Jawa Timur. Pabrik ini akan memproduksi pati jagung dan pemanis untuk dapat memenuhi kebutuhan industri penggunanya.

Baca juga: Hukum Tabungan Emas dalam Islam, Bolehkah?

“Pabrik corn wet milling Cargill mengadopsi aspek industri 4.0 dengan mengoptimalkan otomatisasi dalam keseluruhan proses mulai dari penggilingan hingga pengemasan produk yang menggunakan sistem robotik,” kata Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika dikutip Selasa (13/9/2022).

Ia menyampaikan, investasi baru ini diyakini dapat mensubstitusi impor sekaligus meningkatkan ekspor pati jagung dan pemanis.

“Saat ini dengan meningkatnya produksi dalam negeri, impor untuk pati jagung, sirop fruktosa dan sirop glukosa mulai tersubstitusi produk dalam negeri,” ungkapnya.

Kemenperin mencatat terjadi tren penurunan impor komoditas tersebut. Pada tahun 2019, nilai impor sebesar Rp2,99 triliun, kemudian turun menjadi Rp2,69 triliun di tahun 2020, dan turun kembali menjadi Rp1,56 triliun tahun 2021.

Putu mengemukakan, industri pati jagung dan pemanis merupakan bagian dari industri antara, yang memiliki keterkaitan yang luas mulai dari sektor pertanian hingga sektor industri hilir makanan dan minuman sebagai pengguna pati jagung dan pemanis.

“Produk pati jagung memiliki nilai tambah yang tinggi sebagai bahan baku pada industri bihun, pemanis seperti glukosa, fruktosa, sorbitol dan maltodekstrin. Selain itu pati jagung dapat digunakan sebagai bahan penolong pada industri biskuit, industri olahan daging maupun tekstil,” paparnya.

Menurutnya, industri pati jagung dan pemanis saat ini masih dihadapkan pada tantangan pemenuhan bahan baku jagung. Bahan baku jagung yang diterima oleh industri pengolah harus memiliki kadar aflatoksin di bawah 20 part per billion (ppb) dan kadar pati di atas 70%.

Baca juga: Buruh Bopong Keranda Mayat Tolak Kenaikan BBM di Istana Negara

“Untuk memberikan kepastian pasokan jagung bagi industri dan mendukung tercapainya program subtitusi impor, Kemenperin telah mengusulkan Neraca Komoditas Jagung pada tahun 2023. Dengan Neraca Komoditas, diharapkan adanya data ketersediaan dan kebutuhan bahan baku jagung secara transparan dan akuntabel,” terangnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
PT BEST Investasi USD...
PT BEST Investasi USD 10 Juta, PT BEST Bangun Pabrik AC dan Mesin Cuci di Tangerang
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Apkarindo Gelar Rembug...
Apkarindo Gelar Rembug Petani Karet dan Ketahanan Pangan Jagung di Kaltim
Rekomendasi
Ruben Onsu Siap Daftarkan...
Ruben Onsu Siap Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak Usai Pulang Umrah
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
Jerman Ditahan Paraguay...
Jerman Ditahan Paraguay hingga Extra Time, Laga Berlanjut ke Adu Penalti
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved