Jelang Pengumuman Inflasi AS, Harga Minyak Mentah Terkoreksi
Selasa, 13 September 2022 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden pada bulan Maret lalu telah menetapkan rencana untuk melepaskan 1 juta barel minyak per hari selama enam bulan dari cadangan minyak strategis (SPR) untuk mengurangi lonjakan harga bahan bakar AS yang tinggi, yang telah berkontribusi pada inflasi.
Sekretaris Departemen Energi AS, Jennifer Granholm, mengatakan bahwa pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan untuk merilis SPR lebih lanjut mengingat program ini akan berakhir pada Oktober mendatang. Namun, hal itu mendapat peringatan dari Departemen Keuangan AS, yang menyatakan bahwa pembatasan itu dapat membuat harga minyak mentah dan bahan bakar AS lebih tinggi lagi musim dingin ini.
Baca juga: 7 Rekomendasi Motor Listrik Produksi Indonesia yang Siap Dibeli
Sejalan dengan hal itu, negara-negara G7 akan menerapkan batas harga minyak Rusia demi membatasi pendapatan ekspor minyak Kremlin. Ini merupakan bagian dari sanksi barat untuk menghukum Rusia atas agresi militernya di Ukraina.
Sekretaris Departemen Energi AS, Jennifer Granholm, mengatakan bahwa pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan untuk merilis SPR lebih lanjut mengingat program ini akan berakhir pada Oktober mendatang. Namun, hal itu mendapat peringatan dari Departemen Keuangan AS, yang menyatakan bahwa pembatasan itu dapat membuat harga minyak mentah dan bahan bakar AS lebih tinggi lagi musim dingin ini.
Baca juga: 7 Rekomendasi Motor Listrik Produksi Indonesia yang Siap Dibeli
Sejalan dengan hal itu, negara-negara G7 akan menerapkan batas harga minyak Rusia demi membatasi pendapatan ekspor minyak Kremlin. Ini merupakan bagian dari sanksi barat untuk menghukum Rusia atas agresi militernya di Ukraina.
(uka)
Lihat Juga :