Redam Inflasi, Ganjar Minta Kepala Daerah Tidak Asal-asalan
Selasa, 13 September 2022 - 17:30 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepala daerah tidak asal-asalan menggunakan dana tak terduga untuk meredam inflasi. FOTO/Istimewa
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepala daerah tidak asal-asalan menggunakan dana tak terduga untuk meredam inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Inflasi tinggi telah mengancam daya beli masyarakat.
"Presiden sudah mendorong dana tak terduga bisa digunakan, tapi nggak boleh ngawur dan asal-asalan. Di sini tenaga ahli penting menjadi garda terdepan menjaga akuntabilitas daerah," kata Ganjar usai memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah, di Semarang, Selasa (13/9/2022).
Baca Juga: Berdayakan Ekonomi Pesantren, Ganjar Pranowo Dapat Dukungan dari Ujung Negeri
Ganjar pun meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah untuk mengawasi penyaluran bantuan untuk mencegah inflasi. Tujuannya agar akuntabilitas daerah tetap terjaga dan tidak terjadi kesalahan dalam penghitungan dana-dana kedaerahan.
Lebih lanjut, terkait merangkaknya tingkat inflasi di sejumlah daerah seluruh Indonesia, anggaran daerah yang tersedia dan yang akan dikeluarkan harus diawasi agar anggaran yang ada tidak jebol.
"Presiden sudah mendorong dana tak terduga bisa digunakan, tapi nggak boleh ngawur dan asal-asalan. Di sini tenaga ahli penting menjadi garda terdepan menjaga akuntabilitas daerah," kata Ganjar usai memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah, di Semarang, Selasa (13/9/2022).
Baca Juga: Berdayakan Ekonomi Pesantren, Ganjar Pranowo Dapat Dukungan dari Ujung Negeri
Ganjar pun meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah untuk mengawasi penyaluran bantuan untuk mencegah inflasi. Tujuannya agar akuntabilitas daerah tetap terjaga dan tidak terjadi kesalahan dalam penghitungan dana-dana kedaerahan.
Lebih lanjut, terkait merangkaknya tingkat inflasi di sejumlah daerah seluruh Indonesia, anggaran daerah yang tersedia dan yang akan dikeluarkan harus diawasi agar anggaran yang ada tidak jebol.
Lihat Juga :