GMT Luncurkan Compactor Terbaru, Bertenaga dan Irit Bahan Bakar

Senin, 19 September 2022 - 20:46 WIB
loading...
GMT Luncurkan Compactor Terbaru, Bertenaga dan Irit Bahan Bakar
PT Gaya Makmur Tractors (GMT) meluncurkan Vibro Compactor Hamm HC119. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Gaya Makmur Tractors (GMT) selaku agen tunggal pemegang merk Hamm dari Wirtgen Grup di Indonesia meluncurkan salah satu produk terbarunya yakni Vibro Compactor Hamm HC119, teknologi kelas satu untuk tanah dan aspal.

Compactor series baru dari Hamm dengan kapasitas pemadatan seberat 11 ton pertama kali diluncurkan pada acara Mining Expo di Jakarta, Rabu (14/9).

Tidak seperti compactor lainnya, HC 119 ini memiliki mesin terbaik di kelasnya dan dilengkapi powerfull ECO mode. Sehingga, Hamm HC 119 tetap memiliki power yang besar dengan konsumsi bahan bakar yang cukup efisien.

baca juga: Jokowi Marah! Tempat Tidur RS, Traktor hingga Seragam TNI-Polri Masih Impor

HC 119 memiliki desain ergonomis dengan teknologi 3-point articulation yang hanya dimiliki oleh Hamm. Selain memberikan ergonomi untuk operator juga dapat mendistribusikan beban dengan rata dan dapat memberikan kestabilan untuk compactor itu sendiri.

Marketing Communications Manager GMT Fahrudin mengatakan, Hamm HC 119 ini merupakan salah satu series yang perawatannya sangat mudah dan sangat user friendly dari aspek penggunaan dan perawatannya.

“Ini memang generasi terbaru. Tetap mengadopsi teknologi dari tipe sebelumnya, yakni dengan sistem articulated yang memang sudah menjadi brand paten dari Hamm itu sendiri,” ujarnya, dikutip Senin (19/9/2022).

Keunggulan lainnya, lanjut dia, dengan kapasitasnya yang 11 ton serta model yang ergonomis memberi kenyamanan kepada operator dalam pengoperasian serta powerful dan hemat pemakaian bahan bakar.

Fahrudin pun optimistis menghadapi geliat pasar ke depan, mengingat pasar kembali bergairah pascapandemi Covid-19 dalam dua tahun belakangan.

“Penurunan penjualan selama masa pandemi memang terjadi di awal-awal. Saya rasa semua sektor di awal pandemi memang mengalaminya. Namun, pascapandemi semua mulai membaik, terutama di sektor pertambangan,” tuturnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.0762 seconds (10.55#12.26)