Ajak Investor Masuk Kawasan Industri, Ketum HKI Beberkan Kelebihannya
Selasa, 20 September 2022 - 17:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Antara Asa dan Realita Kawasan Industri Hasil Tembakau
Dia pun meminta kawasan industri untuk merekrut putra daerah menjadi tenaga kerja. Dengan demikian, putra daerah bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan di wilayahnya.
“Kawasan Industri juga bisa membantu pemerintah dalam menyerap tenaga kerja. Karena, setiap tahun banyak lulusan kuliah yang tidak bisa terserap di dunia ketenagakerjaan. Di sini lah HKI bisa turut membantu pemerintah di sektor ketenagakerjaan,” tukasnya.
Terkait masalah buruh, Sanny menyebut bukan hanya upah yang menjadi isu utama tetapi juga produktivitas. Di era perdagangan bebas seperti sekarang, imbuh dia, Indonesia tidak hanya bersaing dengan Malaysia, Thailand atau Vietnam tetapi juga dengan China dan India.
“Katakanlah gaji buruh di sini Rp5 juta per bulan dan bisa menghasilkan 10 unit produk. Lalu di China gaji buruh Rp7 juta per bulan tapi bisa menghasilkan 20 unit produk. Secara gaji mungkin lebih besar tetapi produktivitasnya juga lebih tinggi,” tukasnya. Dia pun berharap para pekerja di kawasan industri bisa terus meningkatkan produktivitasnya dalam bekerja.
Dia pun meminta kawasan industri untuk merekrut putra daerah menjadi tenaga kerja. Dengan demikian, putra daerah bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan di wilayahnya.
“Kawasan Industri juga bisa membantu pemerintah dalam menyerap tenaga kerja. Karena, setiap tahun banyak lulusan kuliah yang tidak bisa terserap di dunia ketenagakerjaan. Di sini lah HKI bisa turut membantu pemerintah di sektor ketenagakerjaan,” tukasnya.
Terkait masalah buruh, Sanny menyebut bukan hanya upah yang menjadi isu utama tetapi juga produktivitas. Di era perdagangan bebas seperti sekarang, imbuh dia, Indonesia tidak hanya bersaing dengan Malaysia, Thailand atau Vietnam tetapi juga dengan China dan India.
“Katakanlah gaji buruh di sini Rp5 juta per bulan dan bisa menghasilkan 10 unit produk. Lalu di China gaji buruh Rp7 juta per bulan tapi bisa menghasilkan 20 unit produk. Secara gaji mungkin lebih besar tetapi produktivitasnya juga lebih tinggi,” tukasnya. Dia pun berharap para pekerja di kawasan industri bisa terus meningkatkan produktivitasnya dalam bekerja.
(ind)
Lihat Juga :