Didampingi Keponakan, Luhut Buka Perdagangan Wall Street di Amerika

Kamis, 22 September 2022 - 06:36 WIB
loading...
Didampingi Keponakan,...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (empat kiri) didampingi CEO Electrum Pandu Patria Sjahrir (dua kanan) membuka perdagangan Wall Street di kantor NYSE, Rabu (21/9/2022) malam WIB. Foto/tangkapan layar Youtube NYSE
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membuka perdagangan Wall Street di kantor Bursa Efek New York atau New York Stock Exchange (NYSE), Amerika Serikat (AS), Rabu (21/9) malam WIB.

Dalam unggahan CEO Electrum Pandu Patria Sjahrir, Luhut terlihat memakai jas berdasi didampingi sejumlah pejabat memasuki podium utama NYSE.

"Kita akan membuka perdagangan," kata Pandu yang juga merupakan keponakan Luhut itu dalam unggahannya di media sosial,dikutip Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Tok! The Fed Naikkan Lagi Suku Bunga Acuan 75 Bps

Sambil berbincang dengan otoritas terkait, Luhut terlihat bersiap untuk menunggu detik-detik pembukaan. Menteri asal Sumatera Utara itu juga tampak menuliskan catatan dalam buku yang tersedia di atas podium.

Sejumlah videotron di sekitar lokasi terlihat menayangkan bendera merah putih di tengah-tengah grafik pasar modal AS. Terdapat juga lambang Garuda Indonesia sekaligus logo Presidensi G20 Indonesia.

Baca juga: Polri Siapkan 5.746 Personel Pengamanan Presidensi G20

Setelah menekan bel, seluruh stakeholders terlihat bertepuk tangan. Adapun otoritas NYSE tampak menyalami Menko Luhut beserta rombongan. Aktivitas Menko Luhut ini juga terekam dalam unggahan resmi NYSE.

"Bursa Efek New York menyambut baik kedatangan Menteri Luhut dan delegasi dari pemerintah Indonesia. Untuk menghormati kesempatan itu, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, akan membunyikan Bel Pembukaan," tulis NYSE.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Rekomendasi
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved