Dana Asing Kabur dari Indonesia Capai Rp9 Triliun Per 20 September 2022
Kamis, 22 September 2022 - 16:47 WIB
loading...
Tekanan dari sisi arus modal asing masih terjadi, meski kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) diprakirakan membaik sejalan dengan kinerja ekspor yang kuat. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Tekanan dari sisi arus modal asing masih terjadi, meski kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) diprakirakan membaik sejalan dengan kinerja ekspor yang kuat. Penguatan kinerja transaksi berjalan triwulan III 2022 diyakini bakal ditopang oleh peningkatan kinerja ekspor seiring dengan masih kuatnya permintaan beberapa mitra dagang utama.
Baca Juga: Setelah Defisit, Neraca Pembayaran Indonesia Surplus USD2,4 Miliar
Ditambah dukungan kebijakan Pemerintah untuk mendorong ekspor, dan masih tingginya harga komoditas global. "Sementara itu, tekanan dari sisi arus modal asing, terutama dalam bentuk investasi portofolio, masih terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global," ujar Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (22/9/2022).
Pada triwulan III 2022 (hingga 20 September 2022), investasi portofolio mencatat net outflow sebesar USD0,6 miliar, atau setara Rp9 triliun (kurs Rp15.013 per USD).
Baca Juga: Jaga Inflasi dan Rupiah, BI Naikkan Suku Bunga Jadi 4,25%
Baca Juga: Setelah Defisit, Neraca Pembayaran Indonesia Surplus USD2,4 Miliar
Ditambah dukungan kebijakan Pemerintah untuk mendorong ekspor, dan masih tingginya harga komoditas global. "Sementara itu, tekanan dari sisi arus modal asing, terutama dalam bentuk investasi portofolio, masih terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global," ujar Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (22/9/2022).
Pada triwulan III 2022 (hingga 20 September 2022), investasi portofolio mencatat net outflow sebesar USD0,6 miliar, atau setara Rp9 triliun (kurs Rp15.013 per USD).
Baca Juga: Jaga Inflasi dan Rupiah, BI Naikkan Suku Bunga Jadi 4,25%
Lihat Juga :