Menteri ESDM Akui Program Kompor Induksi untuk Serap Kelebihan Pasokan Listrik PLN
Jum'at, 23 September 2022 - 15:50 WIB
loading...
Menteri ESDM Arifin Tasrif. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan program konversi kompor LPG 3 kilogram menjadi kompor induksi untuk menyerap kelebihan pasokan (oversupply) listrik PT PLN (Persero). Berdasarkan laporan, 10 juta kompor induksi dapat menyerap pasokan listrik mencapai 5 gigawatt (GW).
"Harusnya demikian. Kalau kita pasang 10 juta itu bisa menyerap 5 GW," kata Arifin kepada wartawan di kantor Kementerian ESDM, Jumat (23/9/2022).
Baca Juga: Menteri ESDM: Anggaran Subsidi Bakal Ditambah untuk Program Kompor Listrik
Sebagaimana diketahui, PLN sedang melakukan uji coba konversi kompor LPG 3 kilogram menjadi kompor listrik. Targetnya, kompor listrik dapat disalurkan kepada 300.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di tahun 2022.
Sementara itu, target penerima kompor listrik gratis di tahun 2023 dan selanjutnya hingga tahun 2025, ditargetkan mencapai 5 juta KPM. Sehingga, total penerima di selama tahun 2022-2025 mencapai 15,3 juta KPM.
Arifin mengutarakan, program konversi kompor listrik tersebut ditujukan kepada seluruh masyarakat pelanggan PLN, baik itu pelanggan yang terdaftar dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun non-DTKS.
Hal tersebut sebagai upaya pemerintah menyerap sebanyak-banyaknya kelebihan pasokan yang sedang dialami PLN, lantaran penerima kompor listrik akan mendapatkan tambahan daya agar mencukupi konsumsi rumah tangga.
"Harusnya demikian. Kalau kita pasang 10 juta itu bisa menyerap 5 GW," kata Arifin kepada wartawan di kantor Kementerian ESDM, Jumat (23/9/2022).
Baca Juga: Menteri ESDM: Anggaran Subsidi Bakal Ditambah untuk Program Kompor Listrik
Sebagaimana diketahui, PLN sedang melakukan uji coba konversi kompor LPG 3 kilogram menjadi kompor listrik. Targetnya, kompor listrik dapat disalurkan kepada 300.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di tahun 2022.
Sementara itu, target penerima kompor listrik gratis di tahun 2023 dan selanjutnya hingga tahun 2025, ditargetkan mencapai 5 juta KPM. Sehingga, total penerima di selama tahun 2022-2025 mencapai 15,3 juta KPM.
Arifin mengutarakan, program konversi kompor listrik tersebut ditujukan kepada seluruh masyarakat pelanggan PLN, baik itu pelanggan yang terdaftar dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun non-DTKS.
Hal tersebut sebagai upaya pemerintah menyerap sebanyak-banyaknya kelebihan pasokan yang sedang dialami PLN, lantaran penerima kompor listrik akan mendapatkan tambahan daya agar mencukupi konsumsi rumah tangga.
Lihat Juga :