Indonesia Clearing House Peroleh Sertifikat ISO 27001
Jum'at, 03 Juli 2020 - 15:23 WIB
loading...
Indonesia Commodity & Derivatives (ICDX) dan Indonesia Clearing House (ICH) telah memperoleh sertifikasi ISO 27001 SAI Global. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Indonesia Commodity & Derivatives (ICDX) dan Indonesia Clearing House (ICH) yang telah menapaki usia ke-11 tahun, terus menunjukkan kualitas layanan dan prestasi dalam membangun industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) dan mengembalikan kedaulatan perdagangan komoditi Indonesia.
Salah satunya adalah dengan keberhasilan mendapatkan sertifikasi ISO 27001 SAI Global. Melalui ISO 27001, ICH akan melindungi kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi. Hal ini meliputi sistem pemrosesan informasi, layanan atau infrastruktur, dan tempat penyimpanan informasi yang mempertimbangkan segala jenis risiko yang mungkin terjadi dan mekanisme penanggulangannya.
Perlindungan akan aset informasi ini akan mendukung ICH dalam melaksanakan sistem dan memberi fasilitas kliring dan penyelesaian untuk transaksi di ICDX secara efektif.
Di tengah pandemi COVID-19, Business Continuity Plan (BCP) menjadi sangat vital bagi banyak bisnis. Salah satu cara untuk tetap mengimplementasikan BCP dengan efektif di masa pandemi ini adalah dengan sistem work-from-home (WFH). Namun, WFH juga memiliki berbagai kekurangan, seperti rentannya kebocoran informasi. Pada saat bekerja menggunakan akses internet di luar sistem milik kantor, data dan informasi terkait perusahaan yang dikerjakan secara digital rentan diretas dan bocor.
(Baca Juga: ICDX Peroleh Izin Perdagangkan Kontrak Berjangka Minyak Mentah)
Salah satunya adalah dengan keberhasilan mendapatkan sertifikasi ISO 27001 SAI Global. Melalui ISO 27001, ICH akan melindungi kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi. Hal ini meliputi sistem pemrosesan informasi, layanan atau infrastruktur, dan tempat penyimpanan informasi yang mempertimbangkan segala jenis risiko yang mungkin terjadi dan mekanisme penanggulangannya.
Perlindungan akan aset informasi ini akan mendukung ICH dalam melaksanakan sistem dan memberi fasilitas kliring dan penyelesaian untuk transaksi di ICDX secara efektif.
Di tengah pandemi COVID-19, Business Continuity Plan (BCP) menjadi sangat vital bagi banyak bisnis. Salah satu cara untuk tetap mengimplementasikan BCP dengan efektif di masa pandemi ini adalah dengan sistem work-from-home (WFH). Namun, WFH juga memiliki berbagai kekurangan, seperti rentannya kebocoran informasi. Pada saat bekerja menggunakan akses internet di luar sistem milik kantor, data dan informasi terkait perusahaan yang dikerjakan secara digital rentan diretas dan bocor.
(Baca Juga: ICDX Peroleh Izin Perdagangkan Kontrak Berjangka Minyak Mentah)
Lihat Juga :