Bahas Persoalan Pangan, Para Menteri Pertanian Dunia Akan Kumpul di Bali

Senin, 26 September 2022 - 21:30 WIB
loading...
Bahas Persoalan Pangan, Para Menteri Pertanian Dunia Akan Kumpul di Bali
Menteri pertanian negara-negara G20 akan berkumpul di Bali 27-29 September 2022. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan Bali akan menjadi lokasi pertemuan tingkat menteri atau Agriculture Minister’s Meeting (AMM). Para menteri pertanian dunia yang tergabung dalam G20 akan berkumpul dan membahas isu – isu pertanian global pada 27 – 29 September 2022.

"Kita sepakat untuk mengusung tema keseimbangan produksi dan perdagangan untuk kebutuhan pangan bagi semua orang," ungkapnya dikutip melalui pernyataannya, Senin (26/9/2022).

Lihat SINDOgrafis: Presiden Jokowi Mendorong Pemanfaatan Startup di Bidang Pangan

Menurut dia pertemuan para Menteri Pertanian G20 akan membahas komitmen upaya bersama dalam sisi pangan berkelanjutan, hal ini sesuai dengan tema yang diusung Agriculture Working Group (AWG) dalam pelaksanaan G20 tahun ini.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri, mengatakan tema yang disepakati akan menjadi dasar pembahasan pada pertemuan para Menteri Pertanian G20 mendatang. Tema tersebut juga dapat mendorong implementasi ketiga isu prioritas utama bidang pertanian yang diusulkan oleh Indonesia.

“Menteri Pertanian G20 akan bertemu dan melakukan sidang di tanggal 28 September mendatang, pertemuan tersebut untuk menyepakati komitmen dalam bentuk komunike, dan mendorong implementasi ketiga isu prioritas utama bidang pertanian yang diusulkan oleh Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga: Perang Rusia Ukraina Akan Lama, Jokowi Soroti Krisis Pangan, Energi hingga Keuangan

Adapun ketiga isu prioritas yang dimaksud adalah membangun sistem pangan dan pertanian yang tangguh dan berkelanjutan, kedua mendukung perdagangan pertanian yang terbuka, adil, dapat diprediksi, dan transparan untuk keterjangkauan pangan untuk semua; dan yang terakhir adalah memajukan kewirausahaan pertanian yang inovatif melalui digitalisasi pertanian untuk meningkatkan penghidupan petani di daerah pedesaan.

“Isu prioritas tersebut telah dibahas beberapa kali pada pertemuan di tingkat pejabat eselon satu, dan pembahasannya, di level pertemuan yang sama, akan dituntaskan pada kegiatan Deputies Talk tanggal 27 September 2022 mendatang,” terang Kuntoro.

Berbagai komitmen yang dihasilkan pada Forum AMM diharapkan memiliki kontribusi nyata dalam mendukung pemulihan ekonomi pascapandemi.“Tentunya diharapkan juga dapat mendukung ketahanan sistem pangan dan pertanian di tingkat global,” tutupnya.

(nng)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1406 seconds (11.252#12.26)