Ciptakan Ekosistem Kendaraan Listrik yang Memadai, Ini 3 PR Pemerintah
Rabu, 28 September 2022 - 15:55 WIB
loading...
Memasuki era kendaraan listrik, ada banyak PR yang harus digarap pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait. Foto/Dok Antara
A
A
A
JAKARTA - Memasuki era kendaraan listrik , ada banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus digarap pemerintah bersama pelaku industri dan pemangku kepentingan terkait.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, ada tiga hal yang harus menjadi perhatian dalam memasuki era elektrifikasi di Indonesia untuk dapat menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang memadai.
"Ada tiga hal yang harus kita pikirkan. Pertama tentang bagaimana membuat baterai yang murah namun dengan daya jelajah tinggi. Kedua, motor yang efisien juga produk dalam negeri. Ketiga, memperbanyak charging stations," ungkap Menhub dalam sambutannya pada pembukaan pameran otomotif Indonesia Electric Motor Show (IEMS 2022) di Jakarta, Rabu (28/9/2022).
Baca juga: Konversi Kendaraan Konvensional ke Listrik Akan Ciptakan Efek Domino hingga Rp90 Triliun
Menurut Menhub, jika tiga hal itu dikejakan dengan sistematis, harga kendaraan listrik akan jauh lebih murah. Selain itu, Menhub juga mengatakan bahwa hal tersebut juga akan mendorong industri kendaraan listrik untuk bisa meraup hasil dan pendapatan yang memuaskan.
"Saya yakin industri ini pada panen semuanya. Kita juga berpotensi menjadi eksportir, seperti rencana presiden yang menetapkan EV (Electric Vehicle) ini untuk dikonsentrasikan ke luar negeri," tuturnya.
Menhub juga optimistis bahwa ekosistem kendaraan listrik merupakan masa depan bagi industri transportasi di Indonesia dan dunia. "Bagi produsen yang sudah memproduksi motor listrik, Anda memiliki masa depan yang baik," katanya.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, ada tiga hal yang harus menjadi perhatian dalam memasuki era elektrifikasi di Indonesia untuk dapat menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang memadai.
"Ada tiga hal yang harus kita pikirkan. Pertama tentang bagaimana membuat baterai yang murah namun dengan daya jelajah tinggi. Kedua, motor yang efisien juga produk dalam negeri. Ketiga, memperbanyak charging stations," ungkap Menhub dalam sambutannya pada pembukaan pameran otomotif Indonesia Electric Motor Show (IEMS 2022) di Jakarta, Rabu (28/9/2022).
Baca juga: Konversi Kendaraan Konvensional ke Listrik Akan Ciptakan Efek Domino hingga Rp90 Triliun
Menurut Menhub, jika tiga hal itu dikejakan dengan sistematis, harga kendaraan listrik akan jauh lebih murah. Selain itu, Menhub juga mengatakan bahwa hal tersebut juga akan mendorong industri kendaraan listrik untuk bisa meraup hasil dan pendapatan yang memuaskan.
"Saya yakin industri ini pada panen semuanya. Kita juga berpotensi menjadi eksportir, seperti rencana presiden yang menetapkan EV (Electric Vehicle) ini untuk dikonsentrasikan ke luar negeri," tuturnya.
Menhub juga optimistis bahwa ekosistem kendaraan listrik merupakan masa depan bagi industri transportasi di Indonesia dan dunia. "Bagi produsen yang sudah memproduksi motor listrik, Anda memiliki masa depan yang baik," katanya.
Lihat Juga :