BUMN Kantongi Pendapatan Rp2.290 Triliun, Erick Thohir: Hampir Samai APBN
Rabu, 28 September 2022 - 16:32 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok MPI/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Pendapatan konsolidasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga 2021 mencapai Rp2.290,5 triliun, naik 18,8% dibandingkan tahun sebelumnya.
Menteri BUMN Erick Thohir mencatat kinerja keuangan perusahaan pelat merah didorong oleh pertumbuhan harga komoditas secara global.
Di mana, naiknya penjualan akibat meningkatkan aktivitas penanggulangan Covid-19 dan pertumbuhan volume penjualan di beberapa klaster.
"Memang kalau kita lihat dari data-data laporan keuangan yang bisa kita share hari ini secara highlight, ini revenue kita, ini kembali ngomong (tahun) buku 2021, kita belum bicara buku 2022. Untuk buku 2021 ini peningkatan revenue itu 18,8% menjadi Rp2.290,5 triliun," papar Erick saat konferensi pers, Rabu (28/9/2022).
Baca juga: Laporan Tahunan Konsolidasi BUMN: Beban Utang Turun Jadi Rp73,5 Triliun
Menurut dia, pendapatan BUMN 2021 hampir mendekati Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun lalu yakni Rp2.500 triliun.
"Artinya apa? angka ini angka yang sangat signifikan, kalau kita bandingkan dengan APBN negara kita, yang kurang lebih angkanya mungkin Rp2.500 triliun, jadi proporsionalnya hampir mirip," ujarnya.
Menteri BUMN Erick Thohir mencatat kinerja keuangan perusahaan pelat merah didorong oleh pertumbuhan harga komoditas secara global.
Di mana, naiknya penjualan akibat meningkatkan aktivitas penanggulangan Covid-19 dan pertumbuhan volume penjualan di beberapa klaster.
"Memang kalau kita lihat dari data-data laporan keuangan yang bisa kita share hari ini secara highlight, ini revenue kita, ini kembali ngomong (tahun) buku 2021, kita belum bicara buku 2022. Untuk buku 2021 ini peningkatan revenue itu 18,8% menjadi Rp2.290,5 triliun," papar Erick saat konferensi pers, Rabu (28/9/2022).
Baca juga: Laporan Tahunan Konsolidasi BUMN: Beban Utang Turun Jadi Rp73,5 Triliun
Menurut dia, pendapatan BUMN 2021 hampir mendekati Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun lalu yakni Rp2.500 triliun.
"Artinya apa? angka ini angka yang sangat signifikan, kalau kita bandingkan dengan APBN negara kita, yang kurang lebih angkanya mungkin Rp2.500 triliun, jadi proporsionalnya hampir mirip," ujarnya.
Lihat Juga :