Jokowi: Ketidakpastian Dunia Tinggi, Semua Negara dalam Posisi Sulit

Kamis, 29 September 2022 - 10:17 WIB
loading...
Jokowi: Ketidakpastian...
Presiden Jokowi mengatakan, bahwa dirinya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa dunia sekarang ini berada pada ketidakpastian yang tinggi, sehingga ekonomi sulit diprediksi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengatakan, bahwa dirinya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa dunia sekarang ini berada pada ketidakpastian yang tinggi. Semua negara, sebut dia, berada dalam posisi sulit.

"(Mereka) kesulitan, dan juga ekonomi yang sulit diprediksi, sulit dikalkulasi," ujar Jokowi dalam UOB Economic Outlook 2023 di Jakarta, Kamis(29/9/2022).

Baca Juga: Sri Mulyani Sampaikan Kabar Buruk, Ekonomi Dunia Dipastikan Resesi di 2023

Dia menyebutkan, arah ekonomi dan pemulihan masih belum diketahui seperti apa nantinya. Satu masalah muncul dan belum selesai, muncul lagi masalah baru yang lain. Efek domino ini, lanjut Jokowi, semua negara menyampaikan bahwa hal ini sulit dihitung.

"Saya bertemu di G7 ada Kanselir Jerman Olaf Scholz, Presiden Perancis Macron, Perdana Menteri (PM) Italia yang lalu, dan Presiden Uni Eropa Ursula von der Leyen, tapi tidak di dalam forum formalnya, tapi di saat makan malam. Dari situlah saya bisa menyimpulkan bahwa semuanya sulit," ungkap Jokowi.

Baca Juga: Perang Rusia Ukraina Akan Lama, Jokowi Soroti Krisis Pangan, Energi hingga Keuangan

Dilanjutkan dengan bertemu Presiden Korea, China, dan juga PM Jepang, kepastian tentang kesulitan itu semakin bertambah. Dia mengakui, situasi sekarang memang sulit.

"Lebih sulit lagi, saat bertemu dengan Presiden Putin dan Zelensky, satu setengah jam saya diskusi dengan Zelensky dan dengan Putin dua setengah jam, kesimpulannya, sama. Perang tidak akan berhenti besok, bulan depan, atau tahun depan. Artinya, nggak jelas," tandas Jokowi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Rekomendasi
Hotman Paris Sindir...
Hotman Paris Sindir Mantan yang Pamer Pasangan Baru, Sindir Sarwendah?
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Berita Terkini
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved