Atome Kedepankan Literasi Keuangan untuk Menjangkau Masyarakat
Kamis, 29 September 2022 - 12:48 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Winardi, hal ini selain memberikan dampak positif terkadang juga menyebabkan pengeluaran kurang terkontrol. Berdasarkan survei Katadata Insight Center (KIC), mayoritas Gen Z (53,5%) memiliki pengeluaran bulanan yang lebih besar dari pendapatannya.
Kehadiran BNPL menjadi pilihan agar mereka dapat membuat perencanaan keuangan yang maksimal, dimana saat membeli barang untuk memenuhi kebutuhan, mereka bisa melihat kembali jumlah yang perlu dibayarkan agar dapat sesuai dengan rencana pengeluaran setiap bulannya. Tidak hanya itu, sistem BNPL yang disematkan Atome pada sejumlah mitra merchant serta toko outletnya, senantiasa menghadirkan banyak promo menarik dan menguntungkan.
Hal ini tentunya diberikan sebagai bukti bahwa Atome mengerti kebutuhan dan pola perilaku masyarakat saat berbelanja. “Dengan demikian, masyarakat tetap bisa mengatur keuangannya dengan mudah sembari memanfaatkan beragam promosi yang ditawarkan tanpa perlu khawatir saat ingin mendapatkan segala kebutuhan yang mereka inginkan,” tambah Winardi.
Atome juga terus memaksimalkan perluasan ekosistem yang dimiliki sehingga dapat menjangkau kebutuhan masyarakat dengan lebih luas seperti kebutuhan fashion, kecantikan, gaya hidup, kebugaran, edukasi, elektronik, travel dan peralatan rumah tangga.
Winardi juga menyampaikan melalui layanan Atome, pihaknya juga ingin memaksimalkan pengalaman berbelanja dengan memberikan berbagai kemudahan dan kenyamanan saat melakukan transaksi di era digital saat ini.
Peningkatan kebutuhan akan pengalaman berbelanja yang terintegrasi dengan kenyamanan dan personalisasi ini, mendukung prediksi pertumbuhan layanan BNPL di Indonesia yang akan tumbuh sebesar 94,7% dengan total transaksi mencapai total USD2,7 miliar pada akhir 2022 (menurut data dari Laporan Business Wire).
Perkembangan yang cukup besar ini yang menjadikan sistem BNPL menjadi salah satu metode pembayaran paling populer dan diminati oleh masyarakat Indonesia, terutama selama masa pandemi.
Kehadiran BNPL menjadi pilihan agar mereka dapat membuat perencanaan keuangan yang maksimal, dimana saat membeli barang untuk memenuhi kebutuhan, mereka bisa melihat kembali jumlah yang perlu dibayarkan agar dapat sesuai dengan rencana pengeluaran setiap bulannya. Tidak hanya itu, sistem BNPL yang disematkan Atome pada sejumlah mitra merchant serta toko outletnya, senantiasa menghadirkan banyak promo menarik dan menguntungkan.
Hal ini tentunya diberikan sebagai bukti bahwa Atome mengerti kebutuhan dan pola perilaku masyarakat saat berbelanja. “Dengan demikian, masyarakat tetap bisa mengatur keuangannya dengan mudah sembari memanfaatkan beragam promosi yang ditawarkan tanpa perlu khawatir saat ingin mendapatkan segala kebutuhan yang mereka inginkan,” tambah Winardi.
Atome juga terus memaksimalkan perluasan ekosistem yang dimiliki sehingga dapat menjangkau kebutuhan masyarakat dengan lebih luas seperti kebutuhan fashion, kecantikan, gaya hidup, kebugaran, edukasi, elektronik, travel dan peralatan rumah tangga.
Winardi juga menyampaikan melalui layanan Atome, pihaknya juga ingin memaksimalkan pengalaman berbelanja dengan memberikan berbagai kemudahan dan kenyamanan saat melakukan transaksi di era digital saat ini.
Peningkatan kebutuhan akan pengalaman berbelanja yang terintegrasi dengan kenyamanan dan personalisasi ini, mendukung prediksi pertumbuhan layanan BNPL di Indonesia yang akan tumbuh sebesar 94,7% dengan total transaksi mencapai total USD2,7 miliar pada akhir 2022 (menurut data dari Laporan Business Wire).
Perkembangan yang cukup besar ini yang menjadikan sistem BNPL menjadi salah satu metode pembayaran paling populer dan diminati oleh masyarakat Indonesia, terutama selama masa pandemi.
(dar)
Lihat Juga :