Perubahan Status Bank Syariah Indonesia Menjadi BUMN Sudah di Ujung

Kamis, 29 September 2022 - 19:35 WIB
loading...
Perubahan Status Bank...
Perubahan status BSI menjadi bank BUMN masih terus diproses. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) mengungkap proses penggodokan PT Bank Syariah Indonesia Tbk ( BSI ) menjadi bank milik negara atau BUMN masih diproses. Saat ini penggodokan sudah di tahap akhir.

Baca juga: Akuisisi BTN Syariah oleh BSI Tidak Mudah, Masih Butuh Waktu

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, menyebut meski pemerintah sudah menyuntik Saham Merah Putih kepada BSI. Namun, secara kepemilikan saham masih dipegang oleh Himbara. Karena itu, diperlukan tahapan-tahapan lain yang harus dilakukan pemerintah.

"Pokoknya lagi proses, pokoknya kita berusaha biar dia jadi BUMN. Ya tinggal final, kira-kira tinggal di ujunglah," ungkap Arya saat Ngopi BUMN di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Pemerintah memang berkeinginan mengontrol penuh bisnis BSI. Salah satu skema yang digunakan melalui pemberian satu lembar Saham Merah Putih, namun pemberian saham istimewa saja tak cukup bagi pemerintah.

Mayoritas saham Bank Syariah Indonesia saat ini dipegang oleh anggota Himbara, yakni PT Bank BNI Tbk, PT Bank BRI Tbk, dan PT Bank Mandiri Tbk. Bank Mandiri memiliki saham sebesar 50,83%, Bank BNI 24,85%, Bank BRI 17,25%, dan pemegang saham lainnya, termasuk publik 7,08%.

Kepemilikan ini membuat BSI bukan sebagai bank negara sehingga muncul opsi jika BSI harus dijadikan sebagai BUMN. Opsi tersebut mencuat manakala Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menginginkan agar BSI diubah menjadi BUMN.

Di lain sisi, Arya mengatakan BSI mempunyai potensi besar untuk terus bertumbuh mengingat pangsa pasar keuangan syariah yang begitu besar. Pasalnya, mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim.

Baca juga: Pertama Kali Pesawat Komuter Listrik Mengudara, Alice Terbang 9 Menit Setinggi 3.500 Kaki

"Kita melihat (BSI) ini bisa berkembang dan kita lihat peluangnya, masyarakat juga butuh itu, maka kita akan jadikan BUMN," kata dia.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved