Pipa Gas Nord Stream Milik Rusia Bocor, Eropa: Serangan Disengaja Bakal Dibalas
Jum'at, 30 September 2022 - 06:17 WIB
loading...
A
A
A
Seismolog pada hari Senin melaporkan, terjadi ledakan di sekitar kebocoran gas Nord Stream yang tidak biasa, hingga mendorong gas ke Laut Baltik.
Angkatan bersenjata Denmark mengungkapkan, rekaman video menunjukkan kebocoran gas terbesar menciptakan gangguan di permukaan berdiameter sekitar 1 kilometer (0,62 mil). Sementara kebocoran terkecil menyebabkan lingkaran sekitar 200 meter.
Pihak berwenang Denmark dan Swedia menyatakan, zona larangan pengiriman di sekitar lokasi kebocoran, yang terletak di perairan internasional tetapi di dalam zona ekonomi eksklusif Denmark dan Swedia.
Sejauh ini penyebab kebocoran pada Nord Stream 2 belum diketahui. Beberapa pemimpin Eropa telah menduga adanya kemungkinan sabotase, terutama di tengah kebuntuan energi antara Brussels dan Moskow.
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen mengatakan, pada hari Selasa bahwa sangat penting untuk menyelidiki insiden tersebut.
"Setiap gangguan yang disengaja terhadap infrastruktur energi aktif Eropa tidak dapat diterima (dan) akan mengarah pada respons sekuat mungkin," kata von der Leyen melalui Twitter.
Perdana Menteri Swedia, Magdalena Andersson dan Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen mengatakan kebocoran itu jelas merupakan hasil dari tindakan yang disengaja. Sementara perdana menteri Polandia, Mateusz Morawiecki, mengatakan dugaan serangan itu adalah tindakan sabotase.
Angkatan bersenjata Denmark mengungkapkan, rekaman video menunjukkan kebocoran gas terbesar menciptakan gangguan di permukaan berdiameter sekitar 1 kilometer (0,62 mil). Sementara kebocoran terkecil menyebabkan lingkaran sekitar 200 meter.
Pihak berwenang Denmark dan Swedia menyatakan, zona larangan pengiriman di sekitar lokasi kebocoran, yang terletak di perairan internasional tetapi di dalam zona ekonomi eksklusif Denmark dan Swedia.
Sejauh ini penyebab kebocoran pada Nord Stream 2 belum diketahui. Beberapa pemimpin Eropa telah menduga adanya kemungkinan sabotase, terutama di tengah kebuntuan energi antara Brussels dan Moskow.
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen mengatakan, pada hari Selasa bahwa sangat penting untuk menyelidiki insiden tersebut.
"Setiap gangguan yang disengaja terhadap infrastruktur energi aktif Eropa tidak dapat diterima (dan) akan mengarah pada respons sekuat mungkin," kata von der Leyen melalui Twitter.
Perdana Menteri Swedia, Magdalena Andersson dan Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen mengatakan kebocoran itu jelas merupakan hasil dari tindakan yang disengaja. Sementara perdana menteri Polandia, Mateusz Morawiecki, mengatakan dugaan serangan itu adalah tindakan sabotase.
Lihat Juga :