Lima Jurus dari Tokopedia agar UMKM Bersaing di Belanja Online

Minggu, 02 Oktober 2022 - 18:02 WIB
loading...
Lima Jurus dari Tokopedia agar UMKM Bersaing di Belanja Online
Tokopedia terus mengedukasi UMKM agar bertahan di belanja online. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Tokopedia terus membantu sekitar 12 juta penjual memulai dan mengembangkan usaha melalui pemanfaatan teknologi. Dari jumlah penjual sebanyak itu, hampir 100 merupakan UMKM lokal.

Baca juga: Mendag Dukung UMKM Halal Hub by Goorita dengan Cara Total Football

“Kemampuan analisis pasar menjadi sangat penting bagi UMKM agar bisa terus beradaptasi dengan perkembangan era,” ujar Head of Product (Campaign) Tokopedia, Helena, dikutip Minggu (2/10/2022).

Tokopedia melalui Helena membagikan lima tips agar UMKM bisa mengasah kemampuan analisis pasar guna mengoptimalisasi potensi bisnis.

Pertama, pantau Produk yang sedang trending dipPasar, Pegiat UMKM bisa memakai fitur Wawasan Pasar di aplikasi Tokopedia Seller untuk mempelajari kondisi pasar, termasuk produk terlaris dan kata kuncinya berdasarkan wilayah dan kategori.

“Dengan begitu, penjual dapat menentukan jenis produk yang sedang populer untuk setiap kategorinya,” saran Helena.

Tips kedua, pelajari rekomendasi harga produk di pasar, lakukan analisis perbandingan harga produk yang beredar di pasar sehingga harga yang ditawarkan berada dalam batas normal dan dapat bersaing. Manfaatkan fitur Rekomendasi Harga di aplikasi Tokopedia Seller agar bisa memasarkan produk dengan harga kompetitif dan menarik lebih banyak pembeli.

Tips ketiga, pantau performa produk, pegiat usaha dapat menggunakan fitur Analisis Wawasan Produk untuk membantu memantau produk mana yang butuh lebih banyak diiklankan, dilengkapi informasinya dan optimalisasi lain, sehingga sebuah produk dapat bersaing secara organik pada halaman pencarian di Tokopedia dan performa bisnis menjadi lebih maksimal.

Tips berikutinya, lakukan testing penjualan dengan melakukan uji coba penjualan produk dapat membantu penjual melihat produk apa yang berpotensi laris.

“Misalnya, penjual bisa memberikan sampel atau produk tester yang akan diluncurkan kepada sejumlah pembeli untuk melihat antusiasme mereka,” jelas Helena.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1547 seconds (10.101#12.26)