Menparekraf Sandiaga Ajak Investor dan Menkes Singapura Investasi di Sektor Pariwisata RI

Senin, 03 Oktober 2022 - 07:21 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga...
Menparekraf Sandiaga Uno bertemu dengan sejumlah investor di Singapura. FOTO/MNC Media
A A A
SINGAPURA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Uno bertemu dengan sejumlah investor asal Singapura untuk berinvestasi di sektor pariwisata Indonesia sebagai upaya membangkitkan ekonomi membuka peluang usaha dan lapangan kerja.

Pertemuan dilakukan dengan sejumlah investor seperti Bioeconomy, Far East Hospitality, CEO Capital Land, dan CEO Red Doorz di Singapura, Jumat (30/9/2022). Dalam kesempatan itu, Sandiaga menjelaskan Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan untuk Ease of Doing Business (EODB) dan investasi, sehingga ia bergerak cepat mengundang lebih banyak investor ke Indonesia.

"Kami bertemu dengan enam perusahaan besar dalam rangka penandatanganan kerja sama sesuai dengan arahan Presiden untuk mendatangkan digital nomad agar meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan dan memberikan dampak kepada para pelaku UMKM di destinasi unggulan seperti di Canggu Bali," kata Menparekraf Sandiaga.

Baca Juga: Sandiaga Uno Buka Pintu Investasi Pariwisata Berbasis Kesehatan buat Pengusaha Singapura

Dia mengatakan penandatanganan kerja sama dengan Bionomic ini menargetkan 1.000 sampai 5.000 digital nomad dalam kurun 6-12 bulan datang ke Indonesia. Dan Menparekraf berharap langkah ini akan memperluas peluang dan lapangan kerja baru di Tanah Air.

Kedua, kata Sandiaga, ia menyaksikan dan memfasilitasi ARTotel Group yang mengekspansi usahanya ke luar negeri bekerja sama dengan Far East Group dalam rangka penambahan akomodasi berupa jaringan hotel internasional.

"Dengan kerja sama ini, brand hotel lokal kita seperti ARTotel bisa go international dan memberikan dampak untuk membuka peluang usaha dan rantai pasok. Kami juga akan memfasilitasi mahasiswa yang lulus dari Poltekpar untuk mendapatkan kesempatan magang. Ini merupakan sejarah baru, perusahaan Indonesia mampu melebarkan sayap dan memperluas jaringan internasional," ujarnya.

Menparekraf Sandiaga Ajak Investor dan Menkes Singapura Investasi di Sektor Pariwisata RI

Menparekraf juga bertemu dengan Capital Land untuk membahas peluang investasi dan pengembangan di 5 destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) serta 8 KEK yang ada di Tanah Air. Kemudian, ada juga pertemuan dengan Red Doorz untuk menambah jumlah investasi khususnya di sektor penyediaan akomodasi yaitu Red Doorz Goes Green.

"Apalagi banyak event-event internasional yang akan diadakan di berbagai daerah di Indonesia dengan melibatkan produk UMKM lokal untuk penyediaan toiletries," ujarnya.

Menparekraf Sandiaga berharap upaya untuk menarik lebih banyak investor pariwisata ke Indonesia akan mendongkrak performa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air, sehingga terwujud kebangkitan ekonomi setelah pandemi.

Wellness Tourism

Setelah bertemu dengan beberapa investor asal Negeri Singa. Menparekraf juga sembat bertemu dengan Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung untuk membahas tentang kerja sama penyediaan layanan wisata berbasis kesehatan dan kebugaran di Tanah Air.

"Kekuatan Indonesia ada di wellness tourism dan juga beberapa layanan lainnya seperti KEK Kesehatan yang berada di Sanur. Jika dapat di kerjasamakan akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Sehingga kerja sama ini tidak hanya menyediakan layanan kesehatan yang prima saja tetapi juga membuka lapangan kerja yang luas," ujarnya.

Baca Juga: Sambangi Singapura, Menparekraf Bahas Potensi Kerja Sama Wisata Kapal Pesiar dengan Menteri Gan Kim Yong

Dalam kesempatan tersebut Menparekraf didampingi oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf Henky Manurung, Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf Anggara Hayun Anujuprana.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Rekomendasi
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Berita Terkini
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved