Awal Pekan Wall Street Dibuka Naik, Saham Tesla Malah Anjlok 6%
Senin, 03 Oktober 2022 - 20:59 WIB
loading...
A
A
A
Analis menilai rebound indeks dapat bertahan hanya sampai awal kuartal empat mengingat minim sentimen positif yang dapat mendongkrak kenaikan.
"Kami menduga selama kuartal ke-IV, kita akan semakin dekat dengan potensi resesi karena The Fed terus menaikkan suku bunganya," ujar Kepala Investasi Glenmede Jason Pride, dilansir Reuters, Senin (3/10/2022).
Baca juga: Proyeksi The Fed: Suku Bunga AS Bakal Tembus 4,6% di 2023
Katalis The Fed masih memberatkan pasar. Hal ini diwaspadai dapat semakin membentuk tekanan jual lanjutan. Sementara itu, data menunjukkan output industri di tingkat global sebagian besar melemah pada September karena permintaan yang melambat.
Hal itu menambah kecemasan pasar bahwa lonjakan terhadap biaya yang terus-menerus dan kebijakan moneter yang lebih ketat dapat mengurangi prospek pemulihan ekonomi.
"Kami menduga selama kuartal ke-IV, kita akan semakin dekat dengan potensi resesi karena The Fed terus menaikkan suku bunganya," ujar Kepala Investasi Glenmede Jason Pride, dilansir Reuters, Senin (3/10/2022).
Baca juga: Proyeksi The Fed: Suku Bunga AS Bakal Tembus 4,6% di 2023
Katalis The Fed masih memberatkan pasar. Hal ini diwaspadai dapat semakin membentuk tekanan jual lanjutan. Sementara itu, data menunjukkan output industri di tingkat global sebagian besar melemah pada September karena permintaan yang melambat.
Hal itu menambah kecemasan pasar bahwa lonjakan terhadap biaya yang terus-menerus dan kebijakan moneter yang lebih ketat dapat mengurangi prospek pemulihan ekonomi.
Lihat Juga :