SPBU di Aceh Batasi Penjualan Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Selasa, 04 Oktober 2022 - 10:10 WIB
loading...
Stok Bahan Bahan Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di Aceh dipastikan aman, ketika sebelumnya warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM yang baru mengalami kenaikan harga itu. Foto/Dok Inews
A
A
A
JAKARTA - Stok Bahan Bahan Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di Aceh dipastikan aman, ketika sebelumnya warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM yang baru mengalami kenaikan harga itu. PT Pertamina Patra Niaga juga menerangkan, tidak ada kendala distribusi.
Jika terjadi kekosongan, diterangkan hal itu disebabkan menunggu proses antrian. "Jadi tidak ada kendala distribusi (BBM Pertalite) di Aceh," kata Section Head Communication Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Agustiawan.
Baca Juga: Warga Aceh Tengah Kesulitan Beli Pertalite di SPBU karena Alasan Ini
Sebagaimana diketahui, sejak awal September lalu sejumlah SPBU di Banda Aceh masih mengalami kekosongan Pertalite. Hal ini membuat masyarakat beralih ke Pertamax. Namun menjelang siang terlihat mulai kembali tersedia.
Agus mengungkapkan bahwa pada hari Sabtu dilakukan penyaluran dilakukan ke semua SPBU di Aceh, bahkan lebih guna mengcover kebutuhan di hari Minggu. Namun, saat ini terjadi kenaikan permintaan karena adanya peralihan konsumen dari Pertamax ke Pertalite, sehingga kuota yang disalurkan Senin pagi lebih cepat habis.
"Saat ini kekosongan yang terjadi karena menunggu antrian penyaluran ke SPBU-SPBU," ujarnya.
Agus menambahkan, pada intinya stok untuk Aceh tidak mengalami kendala dan masih bisa mengcover. Hingga 20 September 2022 sisa kuota Pertalite untuk Aceh masih tersisa sekitar sembilan persen dari kuota 2022 sebesar 37.465 kilo liter.
Jika terjadi kekosongan, diterangkan hal itu disebabkan menunggu proses antrian. "Jadi tidak ada kendala distribusi (BBM Pertalite) di Aceh," kata Section Head Communication Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Agustiawan.
Baca Juga: Warga Aceh Tengah Kesulitan Beli Pertalite di SPBU karena Alasan Ini
Sebagaimana diketahui, sejak awal September lalu sejumlah SPBU di Banda Aceh masih mengalami kekosongan Pertalite. Hal ini membuat masyarakat beralih ke Pertamax. Namun menjelang siang terlihat mulai kembali tersedia.
Agus mengungkapkan bahwa pada hari Sabtu dilakukan penyaluran dilakukan ke semua SPBU di Aceh, bahkan lebih guna mengcover kebutuhan di hari Minggu. Namun, saat ini terjadi kenaikan permintaan karena adanya peralihan konsumen dari Pertamax ke Pertalite, sehingga kuota yang disalurkan Senin pagi lebih cepat habis.
"Saat ini kekosongan yang terjadi karena menunggu antrian penyaluran ke SPBU-SPBU," ujarnya.
Agus menambahkan, pada intinya stok untuk Aceh tidak mengalami kendala dan masih bisa mengcover. Hingga 20 September 2022 sisa kuota Pertalite untuk Aceh masih tersisa sekitar sembilan persen dari kuota 2022 sebesar 37.465 kilo liter.
Lihat Juga :