Komitmen Tingkatkan SDM Perkapalan Nasional, Kemenperin Gelar Pelatihan Kapal
Rabu, 05 Oktober 2022 - 12:11 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, Indonesia memiliki lebih dari 250 perusahaan galangan kapal yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Namun, lanjut Arus, industri galangan kapal dalam negeri masih memiliki kendala dalam memenuhi order pembangunan kapal dalam negeri.
Salah satunya, belum efisiennya prosedur dan tahapan pembangunan kapal, serta belum maksimalnya penerapan quality control dan assurance atas kapal yang dibangun.
“Oleh karena itu, Kemenperin melalui BPSDMI terus mendukung upaya penyediaan SDM yang terampil dan kompeten guna mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing industri perkapalan nasional,” terang Arus Gunawan.
Di tempat yang sama, Ketua Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Bidang SDM, Mohammad Moenir mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk modernisasi galangan-galangan kapal di Indonesia. Karena masih ada gap antara galangan kapal di dalam negeri dengan di luar negeri, baik dalam hal kualitas produksi maupun waktu dan biaya pembangunan kapal.
“Pelatihan ini menjadi langkah awal dari upaya peningkatan sistem manajemen dan prosedur pembangunan kapal melalui peningkatan SDM, yaitu meningkatnya kompetensi, sehingga dapat meningkatkan pula kemampuan dan kualitas galangannya,” jelas dia.
Salah satunya, belum efisiennya prosedur dan tahapan pembangunan kapal, serta belum maksimalnya penerapan quality control dan assurance atas kapal yang dibangun.
“Oleh karena itu, Kemenperin melalui BPSDMI terus mendukung upaya penyediaan SDM yang terampil dan kompeten guna mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing industri perkapalan nasional,” terang Arus Gunawan.
Di tempat yang sama, Ketua Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Bidang SDM, Mohammad Moenir mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk modernisasi galangan-galangan kapal di Indonesia. Karena masih ada gap antara galangan kapal di dalam negeri dengan di luar negeri, baik dalam hal kualitas produksi maupun waktu dan biaya pembangunan kapal.
“Pelatihan ini menjadi langkah awal dari upaya peningkatan sistem manajemen dan prosedur pembangunan kapal melalui peningkatan SDM, yaitu meningkatnya kompetensi, sehingga dapat meningkatkan pula kemampuan dan kualitas galangannya,” jelas dia.
Lihat Juga :