Sandiaga Uno Berharap WCCE 2022 Dapat Memberi Dampak Besar kepada Ekonomi Kreatif

Kamis, 06 Oktober 2022 - 19:44 WIB
loading...
Sandiaga Uno Berharap...
Presiden Jokowi didampingi Menparekraf Sandiaga Uno saat menyapa para delegasi WCCE 2022. Foto/Ist
A A A
BALI - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, ekonomi kreatif menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang mempercepat kebangkitan setelah pandemi dan membuka lebih banyak lapangan kerja.

Baca juga: Raih Penghargaan MURI, Sandiaga Uno: Seeing is Believing

Menparekraf Sandiaga Uno setelah acara pembukaan Edisi ke-3 Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia atau World Conference on Creative Economy (WCCE) Tahun 2022 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Kabupaten Badung, Kamis (6/10/2022), mengatakan penyelenggaraan WCCE 2022 di Bali sebagai bagian dari side event Presidensi G20 Indonesia menunjukkan komitmen yang kuat dari Indonesia dalam upaya memajukan isu-isu ekonomi kreatif ke dalam pemikiran global.

WCCE 2022 merupakan salah satu side event terkait pariwisata dan ekonomi kreatif dalam rangkaian Presidensi G20 Indonesia. WCCE 2022 juga diharapkan dapat memberikan dampak yang besar kepada masyarakat yang terlibat pada industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Hal ini untuk menyelaraskan relevansi ekonomi kreatif dalam kerangka ekonomi global," kata Menparekraf Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga mengatakan, dua tahun terakhir telah menjadi momen penting dalam sektor ekonomi kreatif, sebab pandemi memberikan dampak yang signifikan. Namun kini situasi mulai membaik karena pekerja di sektor ekonomi kreatif kembali bergeliat.

“Ini menunjukkan bahwa industri kreatif berkembang pesat dan sekaligus menjadi pertanda bahwa peluang terbuka lebar untuk mencapai target yang diberikan presiden dalam mendukung penciptaan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024,” kata Menparekraf Sandiaga.

Rangkaian WCCE 2022 dengan tema “Inclusively Creative: A Global Recovery” meliputi tiga kegiatan. Pertama, WCCE Spotlight dan WCCE Expo/Creativillage yang menampilkan eksibisi/pameran kreatif, pertunjukan/showcasing, medium jejaring, dan sesi inspirator global di sektor ekonomi kreatif. Kedua, The Friends of Creative Economy (FCE) Meeting yang merupakan forum diskusi dan debat antar-pentahelix ekraf nasional dan global.

Dan, ketiga, yaitu Ministerial Meeting yang merupakan forum kebijakan ekonomi kreatif tingkat menteri yang akan menyepakati outcome document dari WCCE 2022. Sementara untuk sub-tema akan dibagi menjadi empat. Pertama adalah Creative Economy for Global Revival, kedua, IP and Rights of the Creative, ketiga, Inclusive and SDG’s Agenda, dan keempat, The Future of Creative Economy. Pembahasan tema-tema ini akan melibatkan seluruh pihak terkait.

"Sudah menjadi tugas kita untuk memastikan ekonomi kreatif sebagai penggerak utama dalam pertumbuhan ekonomi. 'Bali Creative Economy Roadmap' sebagai hasil dari WCCE 2022 nantinya akan menjadi pedoman masyarakat dunia dalam memasukkan ekonomi kreatif ke dalam rencana pemulihan ekonomi global," kata Menparekraf Sandiaga.

Presiden Joko Widodo saat membuka Edisi ke-3 Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia atau World Conference on Creative Economy (WCCE) Tahun 2022 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Kabupaten Badung, mengatakan, karya industri kreatif saat ini dengan mudah melampaui batas-batas negara. Industri kreatif tidak lagi menjadi produk lokal yang dikonsumsi masyarakat lokal, tetapi telah menjadi produk global yang mudah dinikmati oleh masyarakat lintas negara.

"Saat dunia membatasi mobilitas fisik manusia karena pandemi, mobilitas karya-karya ekonomi kreatif tetap lalu lalang bergerak tanpa menularkan Covid-19. Sektor ekonomi kreatif relatif mampu bertahan di era pandemi dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya. Beberapa subsektor ekonomi kreatif seperti aplikasi dan pengembang permainan, televisi, dan radio, bahkan tumbuh signifikan dipicu konsumsi konten yang meningkat signifikan selama pandemi," kata Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo juga meyakini ekonomi kreatif di Indonesia dan banyak negara lain di dunia akan menjadi tulang punggung ekonomi di masa depan yang semakin kuat dan diperhitungkan sebagai kekuatan ekonomi inklusif. Pengembangan ekonomi kreatif harus terus dipacu agar menjadi sektor yang futuristik tumbuh lebih cepat lebih besar dan maju.

"Ekonomi kreatif dapat menjadi solusi untuk meningkatkan cara hidup masyarakat secara luas dan berkelanjutan karena mampu mendobrak batas geografis gender, ras, dan strata ekonomi. Ekonomi kreatif bisa menjadi pilar utama untuk mendobrak pertumbuhan ekonomi yang inklusif pertumbuhan ekonomi untuk semuanya," kata Presiden Joko Widodo.

Indonesia, dikatakan Presiden, akan mengambil peran terdepan untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, mendorong peran ekonomi kreatif yang lebih besar dalam pemulihan ekonomi global.

"Seribu pelaku pentahelix dan pengambil kebijakan ekonomi kreatif berkumpul dalam Edisi ke-3 Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia, sebuah inisiatif global yang dirintis sejak tahun 2018 sebagai wahana untuk menggaungkan misi kreatif yang inklusif. Saya melihat topik-topik yang dibahas dalam konferensi ini sangat penting dan relevan. Kebangkitan ekonomi, hak para pekerja kreatif dan kekayaan intelektual, inklusivitas dan agenda SDGs serta masa depan ekonomi kreatif," kata Presiden.

Inovasi dan kreativitas yang ditunjang iklim inovasi yang sehat dan produktif serta dibarengi kebijakan yang adaptif akan mendorong kemajuan peradaban sebuah bangsa.

"Saya berharap World Conference on Creative Economy (WCCE) ketiga Ini menghasilkan Bali Creative Economy Roadmap for Global Recovery untuk mengakselerasi proses pemulihan ekonomi nasional dan global yang inklusif dan berkelanjutan," kata Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Beri Ruang Kaum LGBT Berekspresi, Rusia Tuntut TikTok

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Gubernur Bali Wayan Koster, serta sejumlah pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Rekomendasi
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved