Tingkatkan Literasi dan Edukasi agar Menjadi Investor Cerdas
Kamis, 06 Oktober 2022 - 22:12 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Jonathan mengatakan, sejalan dengan terus meningkatnya adopsi kripto oleh masyarakat Indonesia, sebagai exchange yang terdaftar resmi di Bappebti, Pintu bertanggung jawab untuk ikut mengedukasi masyarakat, salah satunya melalui acara ICMF.
“Kami ingin tingginya adopsi kripto dapat dibarengi dengan edukasi agar masyarakat tidak hanya menjadi investor, namun menjadi seorang smart investor,” tandasnya.
Dia pun menegaskan bahwa menjadi smart investor bisa dimulai dari sekarang. “Caranya yang pertama melakukan riset dan mengedukasi diri di saat orang lain bermalas-malasan, apalagi di tengah kondisi market saat ini. Justru ini momentum yang tepat untuk kita atur winning strategy jika ingin menjadi smart investor yang bertanggung jawab,” tegas Jonathan.
Project Lead Mindblowon Universe Buana Perkasa Putra menambahkan, literasi masyarakat Indonesia terbilang masih rendah, sehingga harus terus ditekankan bahwa belajar itu penting.
“Do Your Own Research (DYOR) karena investasi is at your own risk. Misalnya ingin membeli Bitcoin bisa mulai membaca whitepaper-nya dan teknologi di belakangnya,” saran dia.
“Kami ingin tingginya adopsi kripto dapat dibarengi dengan edukasi agar masyarakat tidak hanya menjadi investor, namun menjadi seorang smart investor,” tandasnya.
Dia pun menegaskan bahwa menjadi smart investor bisa dimulai dari sekarang. “Caranya yang pertama melakukan riset dan mengedukasi diri di saat orang lain bermalas-malasan, apalagi di tengah kondisi market saat ini. Justru ini momentum yang tepat untuk kita atur winning strategy jika ingin menjadi smart investor yang bertanggung jawab,” tegas Jonathan.
Project Lead Mindblowon Universe Buana Perkasa Putra menambahkan, literasi masyarakat Indonesia terbilang masih rendah, sehingga harus terus ditekankan bahwa belajar itu penting.
“Do Your Own Research (DYOR) karena investasi is at your own risk. Misalnya ingin membeli Bitcoin bisa mulai membaca whitepaper-nya dan teknologi di belakangnya,” saran dia.
(ind)
Lihat Juga :