Pengusaha: Iklim Investasi Indonesia Belum Semenarik Negara ASEAN Lain

Minggu, 05 Juli 2020 - 21:10 WIB
loading...
Pengusaha: Iklim Investasi...
Ada beberapa hal yang menyebabkan iklim investasi Indonesia belum semenarik negara anggota ASEAN lainnya, salah satunya dari segi kemudahan berbisnis di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, ada beberapa hal yang menyebabkan iklim investasi Indonesia belum semenarik negara anggota ASEAN lainnya. Pertama, dari segi kemudahan berbisnis di Indonesia.

Menurut survei World Bank dari tahun 2018-2019 peringkat kemudahan berbisnis di Indonesia stagnan di level 73. "Namun kalau kita melihat di tingkat ASEAN, skor kemudahan berbisnis kita masih belum cukup kompetitif di urutan ke 6 di bawah Singapura, Thailand, Malaysia, Brunei dan Vietnam," ujarnya di Jakarta, Minggu (5/7/2020).

(Baca Juga: Mau Tarik Investasi Relokasi China? Copy Paste Saja Kebijakan Vietnam )

Selanjutnya kemudahan dari sisi memperoleh izin usaha dinilai paling minim se-ASEAN. Ini menurut survei dari SMRC di tahun 2020 yang menunjukkan 46% masyarakat menilai pengurusan izin usaha di Indonesia paling sulit di level ASEAN. "Belum lagi, produktivitas dan upah tenaga kerja di Indonesia yang dinilai kurang kompetitif," jelas Shinta.

Shinta melanjutkan, dari segi kecepatan respons dan usaha penanggulangan pandemi Covid-19, Indonesia juga dinilai kurang mumpuni, dibanding Vietnam, Malaysia, Thailand dan banyak negara ASEAN lainnya. "Dari 4 aspek di atas, kita bisa menilai diperlukan reformasi regulasi, kebijakan dan juga mengarah pada perbaikan iklim investasi," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Berita Terkini
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved