Sri Mulyani Ungkap Ancaman Resesi Global terhadap Negara Pengutang

Rabu, 19 Oktober 2022 - 12:08 WIB
loading...
Sri Mulyani Ungkap Ancaman...
Sri Mulyani mengatakan tak ada negara yang bisa menghindar dari krisis global. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan, semua negara tidak dapat menghindar dari risiko global. Pengetatan likuiditas, cost of fund yang meningkat, hingga penguatan dolar Amerika Serikat (USD) akan membayangi ekonomi global . Situasi demikian ternyata menimbulkan ancaman risiko krisis utang di negara-negara yang sudah rentan.

Baca juga: Banyak Negara Butuh Bantuan Serius, Sri Mulyani: Harus Ada Tindakan Nyata

"Ada kenaikan ketidakpastian yang memicu inflasi dan juga pengetatan suku bunga acuan di berbagai negara. Ini kemudian bisa memicu krisis utang," ujar Sri dalam Seminar Nasional Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI dengan tema "Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Berkelanjutan di Tengah Tantangan Dinamika Global" di Jakarta, Rabu(19/10/2022).

Dia menyebutkan, negara-negara yang exposure utangnya cukup besar rentan terhadap krisis default ini. Maka dari itu, pertemuan G20 pekan lalu di Washington DC, AS, membahas peranan penting global financial safety net.

"Bakal banyak negara yang masuk krisis default, yang nantinya juga masuk ke kondisi ekonomi? Ini kondisinya semakin rumit, ekonomi global jadi semakin kompleks," ucap Sri.

Kompleksitas ekonomi global ini juga dikarenakan risiko stagflasi dari inflasi yang tinggi dan resesi. Dia menyoroti kondisi fiskal di banyak negara yang sudah hampir habis karena sebelumnya dipakai dalam krisis keuangan 2008-2009, dan kemudian dipakai lagi untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Baca juga: Tebing 30 Meter di Cilacap Longsor, Jalan Penghubung Antarkecamatan Lumpuh

"Ini adalah konteks yang sedang dan akan terus kita kelola hari ini dan 2023, bahkan kemarin pembahasan persoalan kompleks ini akan berlanjut ke 2024. Ini kemudian berdampak pada proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang terkoreksi. IMF memangkas proyeksi ekonomi global menjadi 2,7% tahun depan, dari yang sebelumnya 2,9%," pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Presiden Prabowo: Dunia...
Presiden Prabowo: Dunia Sekarang Penuh Ketidakpastian, Bahkan Bahaya
Krisis Global, Pergeseran...
Krisis Global, Pergeseran Kekuasaan, dan Ujian Stabilitas Indonesia
Rekomendasi
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Berita Terkini
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved