Banyak Negara Butuh Bantuan Serius, Sri Mulyani: Harus Ada Tindakan Nyata

Selasa, 18 Oktober 2022 - 12:27 WIB
loading...
Banyak Negara Butuh...
Dinamika ekonomi dunia sangat tidak menentu. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dinamika yang terjadi di dunia saat ini dan ketegangan geopolitik yang tengah berlangsung memberikan dampak besar pada pada krisis pangan dan energi, inflasi yang tinggi, serta juga munculnya pengetatan kebijakan moneter. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, banyak negara tertekan menghadapi situasi ini dan berbagai risiko memberikan ancaman pada perlemahan ekonomi dunia .

Baca juga: Bertemu Para Srikandi Bank Dunia, Sri Mulyani Berbincang Santai tapi Serius

“Dampaknya? Beberapa negara benar-benar memerlukan bantuan serius. Kita tak bisa membiarkan kondisi ini terjadi tanpa melakukan apa pun. Harus ada tindakan nyata untuk memitigasi risiko ancaman resesi. Di sinilah forum G20 mengambil peran,” terang Sri di Washington DC, dikutip Selasa (18/10/2022).

Sri melanjutkan bahwa pada November mendatang, Presidensi G20 Indonesia akan melangsungkan pertemuan pada level pimpinan negara. Dia berharap pertemuan tersebut akan menghasilkan kesepakatan-kesepakatan untuk perbaikan situasi dunia saat ini.

Baca juga: Ini Bedanya Asuransi Mobil Baru dan Garansi Mobil Bekas

“Jika kita ingin mencapai sesuatu, maka kita harus melakukan sesuatu. Jika kita ingin dunia bangkit dan pulih, maka kita harus berupaya bersama,” pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Great Institute: Fondasi...
Great Institute: Fondasi Ekonomi Nasional Kuat, Indonesia Siap Melangkah Lebih Jauh
Rekomendasi
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Misteri Rumah Rimar...
Misteri Rumah Rimar Idol Terungkap! Sosok Bermuka Batu Bertaring Pernah Muncul di Depannya
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
Negara-negara Arab Kutuk...
Negara-negara Arab Kutuk Langkah Israel Blokir Bantuan ke Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved