IPO Tahun Depan, Anak Usaha Adhi Karya Geber Proyek Properti

Senin, 06 Juli 2020 - 16:59 WIB
loading...
IPO Tahun Depan, Anak...
foto/istimewa
A A A
JAKARTA - PT Adhi Commuter Properti (ACP), anak usaha PT Adhi Karya (Persero), terus menggeber proyek strategis meski berada dalam kondisi pandemi Covid-19. Langkah itu dilakukan dalam rangka persiapan initial public offering (IPO) yang rencananya dilaksanakan pada 2021.

’’Tahun lalu, ACP berhasil membukukan 90% nilai kontrak dari target yang ditetapkan,’’ujar Direktur Utama ACP Rizkan Firman dalam keterangannya di Jakarta Senin (6/7/2020).

Selain menggeber proyek strategis, seperti LRT City di Jabodetabek, ACP juga memperbanyak portofolio produk properti, baik hunian vertikal (high rise building) dan hunian tapak (landed house) berbasis transit oiriented development (TOD).

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM ACP Mochamad Yusuf mengatakan, meskipun kondisi perekonomian saat ini tengah menurun akibat adanya pandemi, ACP tetap optimistis menyelesaikan proyek-proyek strategis tersebut tepat waktu. ( Baca juga: Pandemi Corona Bikin Jumlah IPO Bakal Menciut )

Dia menambahkan, di tengah pandemi, ACP harus berinisiatif untuk tetap menyediakan hunian dengan protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh Pemerintah. Krisis global pandemi Covid-19 menjadi tantangan sekaligus peluang bagi ACP untuk tetap berinovasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
Edukasi Trader dengan...
Edukasi Trader dengan Strategi 3 EMA: Membaca Arah Tren dan Peluang
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Menelaah di Balik Manuver...
Menelaah di Balik Manuver MSCI
Rekomendasi
Tak Selalu Aman, Sendok...
Tak Selalu Aman, Sendok Kayu Juga Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Jamur
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved