Berkontribusi Rp1.153,4 Triliun, Sandiaga Uno Ungkap Posisi Ekraf Indonesia di Dunia

Senin, 24 Oktober 2022 - 17:17 WIB
loading...
Berkontribusi Rp1.153,4...
Menparekraf Sandiaga Uno saat meninjau produk ekraf Subang, Jawa Barat. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Rangkaian workshop pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia sukses digelar di berbagai daerah Tanah Air. Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menjadi lokasi terakhir atau lokasi ke-35 dari seluruh rangkaian workshop pengembangan KaTa Kreatif yang berlangsung di sepanjang tahun 2022.

Baca juga: Kunjungi Purwakarta, Sandiaga Uno: Pelaku UMKM di Jawa Barat Terus Menggeliat & Kian Kuat

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, dari seluruh rangkaian perjalanan ke-35 titik di Indonesia dalam program ini, semangat dan daya juang dari para pelaku ekonomi kreatif sangat tinggi.

Hal itu disampaikannya Menparekraf Sadni saat hadir dalam acara workshop yang berlangsung di Bale Sawala Yudistira Pemerintah Daerah Purwakarta, Sabtu (22/10/2022).

"Ini seperti perjalanan spiritual bagi saya. Bertemu pelaku ekonomi kreatif yang beberapa tahun terakhir terkena hantaman pandemi, tapi tahun ini mereka semangat dan bangkit. Akhirnya ekonomi kreatif kita memberikan kontribusi hampir 7,5% terhadap PDB Indonesia (tahun 2021)," kata Menparekraf.

Kontribusi sebesar Rp1.153,4 triliun itu menempatkan Indonesia di posisi tiga besar dunia dalam kontribusi ekraf terhadap PDB nasional di bawah Amerika Serikat di nomor 1 dengan Hollywood dan musik country serta Korea Selatan di nomor 2 dengan K-Pop dan drama Korea (drakor).

Karenanya kegiatan workshop ini dihadirkan Kemenparekraf sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mendorong kebangkitan ekonomi kreatif. Termasuk di antaranya memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif juga pelaku UMKM dalam mengeksplorasi serta mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif yang memiliki nilai tambah dan nilai jual yang tinggi.

Menparekraf mengungkapkan, workshop KaTa Kreatif terbukti memberikan dampak positif yang langsung dirasakan para peserta program KaTa Kreatif. Seperti pelaku ekonomi kreatif dari subsektor Kriya Kota Cilegon, Dimajopa Label Corps, yang dapat melakukan inovasi dengan menambah variasi produk olahan limbah plastik setelah mengikuti acara workshop KaTa Kreatif.

"Dan setelah foto produknya di-endorse (di acara KaTa Kreatif) konsumennya langsung bertambah dan berdampak langsung pada omzet yang naik 100% dari Rp1-4 juta per bulan menjadi Rp7-8 juta per bulan," ujar Menparekraf.

Selain itu, ada Sanggar Seni Sari Bunian, pelaku ekraf dari subsektor seni pertunjukan di Kabupaten Tanah Datar. Ide dan pelajaran yang didapat dari narasumber ketika mengikuti workshop, mendorong pelaku di sanggar seni tersebut menghasilkan inovasi kostum, koreo, dan karya baru untuk penampilan pada event, festival, dan pertunjukan selanjutnya.

"Peminat jasa sanggar untuk event dan resepsi pernikahan jadi naik sampai delapan kali lipat, sehingga pemasukannya meningkat sampai Rp35 juta pada Agustus 2022 kemarin," jelas dia.

Ada juga pelaku UMKM ekraf di subsektor kuliner Kota Pagar Alam, Kantin Ummi. Pelaku ekraf tersebut menghasilkan produk kue gunjing yang tidak hanya memiliki cita rasa tinggi, tapi juga penamaan yang unik.

"Karena biasanya ibu-ibu yang membuat kue itu sambil bergunjing. Nah, ini merupakan suatu yang ada di negara kita jadi tidak usah diubah tapi ditambah varian rasa dan topping," katanya.

Alhasil, pelaku ekraf Kantin Ummi seusai mengikuti workshop KaTa Kreatif berhasil menghadirkan varian dan rasa topping terbaru dari Kue Gunjing.

"Omzetnya bertambah dari yang semula Rp1juta menghasilkan Rp2 juta. Alhamdulillah," kata Menparekraf.

Ia yakin dengan bekal serta wawasan kreativitas yang ditemui di workshop ini para pelaku ekonomi kreatif bisa bertahan dan justru berkembang di masa ancaman resesi akibat tekanan ekonomi.

"Jangan hanya kita berkompetisi, tapi kita harus juga berkolaborasi. Jangan sampai kita bengong, yang penting kita harus beradaptasi. Oleh karena itu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi harus terus dihadirkan," ujar Menparekraf.

Ia pun menyampaikan apresiasi yang tinggi bagi pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Purwakarta yang sangat antusias hadir dan mengikuti workshop KaTa Kreatif kali ini.

Dengan terlaksananya kegiatan ini di Kabupaten Purwakarta, diharapkan para pelaku usaha ekraf khususnya subsektor seni pertunjukan, fesyen, kriya, dan kuliner dapat meningkatkan kapasitas yang telah dimiliki sehingga dapat bersaing dan dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi sekitarnya.

Selain itu, juga mendorong sinergi antarpemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan terutama bagi kementerian/lembaga pusat dan pemerintah daerah. Dengan demikian dapat direalisasikan dengan rencana aksi yang tegas dan gerak cepat untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara adil dan merata.

"Dengan mengucapkan alhamdulillahirobbil alamin, seluruh rangkaian workshop KaTa Kreatif 2022 resmi ditutup. Sampai jumpa di workshop KaTa Kreatif tahun depan," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyampaikan terima kasih atas kedatangan dan dukungan Menparekraf dalam mendorong peningkatan ekonomi kreatif di Kabupaten Purwakarta. Pemkab Purwakarta, dikatakannya, berkomitmen memberikan dukungan dan pendampingan dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Baca juga: Kode Redeem FF Free Fire, Minggu 23 Oktober 2022, Cuaca Syahdu Makin Pas Buat Klaim Dulu

"Kita support dengan kebijakan termasuk dukungan promosi. Kami juga memiliki Galeri Menong yang menjadi pusat produk ekonomi kreatif Purwakarta serta toko online Toko Purwakarta," kata Anne.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Rekomendasi
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved