Wall Street Dibuka Variatif, Pasar Nantikan Laporan Keuangan Google Cs
Selasa, 25 Oktober 2022 - 22:20 WIB
loading...
Tiga indeks Wall Street dibuka variatif pada perdagangan Selasa (25/10/2022). FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Tiga indeks Wall Street dibuka variatif pada perdagangan Selasa (25/10) di tengah musim laporan keuangan kuartal ketiga. Investor tengah mengamati kinerja pendapatan sejumlah perusahaan sebagai petunjuk ketahanan perusahaan Amerika Serikat (AS).
Dow Jones Industrial Average (DJI) koreksi 0,19% di 31.438,40, S&P 500 (SPX) menguat 0,19% di 3.804,61, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) tumbuh 0,42% di 10.998,81. Saham yang paling aktif diperdagangkan di bawah SPX antara lain Apple, Tesla, dan AMD.
Tiga top gainers ditempati oleh Charles River Laboratories menguat 8,92%, IQVIA Holdings naik 7,10%, dan Sherwin-Williams tumbuh 4,97%, sedangkan top losers diduduki oleh Brown&Brown turun 7,66%, Corning merosot 3,84%, dan Packaging America tertekan 1,28%. Para pelaku pasar modal AS masih menantikan laporan pendapatan dari sejumlah perusahaan tetknoologi megacaps, termasuk Microsoft (MSFT.O) dan Alphabet (GOOGL.O).
Baca Juga: Wall Street Menguat di Tengah Harapan Kebijakan The Fed Akan Melunak
Kinerja keuangan sejumlah perusahaan berkapitalisasi besar bakal memberikan petunjuk lebih lanjut terkait kekuatan perusahaan Amerika di tengah siklus pengetatan Federal Reserve yang agresif. "Ada pandangan positif (tentang pendapatan perusahaan teknologi)," kata Analis AI Toggle, Giuseppe Sette, dilansir Reuters, Selasa (25/10/2022).
Dow Jones Industrial Average (DJI) koreksi 0,19% di 31.438,40, S&P 500 (SPX) menguat 0,19% di 3.804,61, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) tumbuh 0,42% di 10.998,81. Saham yang paling aktif diperdagangkan di bawah SPX antara lain Apple, Tesla, dan AMD.
Tiga top gainers ditempati oleh Charles River Laboratories menguat 8,92%, IQVIA Holdings naik 7,10%, dan Sherwin-Williams tumbuh 4,97%, sedangkan top losers diduduki oleh Brown&Brown turun 7,66%, Corning merosot 3,84%, dan Packaging America tertekan 1,28%. Para pelaku pasar modal AS masih menantikan laporan pendapatan dari sejumlah perusahaan tetknoologi megacaps, termasuk Microsoft (MSFT.O) dan Alphabet (GOOGL.O).
Baca Juga: Wall Street Menguat di Tengah Harapan Kebijakan The Fed Akan Melunak
Kinerja keuangan sejumlah perusahaan berkapitalisasi besar bakal memberikan petunjuk lebih lanjut terkait kekuatan perusahaan Amerika di tengah siklus pengetatan Federal Reserve yang agresif. "Ada pandangan positif (tentang pendapatan perusahaan teknologi)," kata Analis AI Toggle, Giuseppe Sette, dilansir Reuters, Selasa (25/10/2022).
Lihat Juga :