Industri Berat Eropa Mulai Menjerit Dihantam Krisis Energi
Rabu, 26 Oktober 2022 - 14:18 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi benua biru -julukan Eropa- telah membayar lima kali lebih banyak untuk gasnya daripada Amerika Serikat, menimbulkan kekhawatiran bahwa kawasan itu harus berjuang untuk bisa bersaing di pasar global dalam jangka panjang.
"Musim dingin yang ringan saja, tidak bisa menyelamatkan Eropa. Pertumbuhan melambat, Bank Sentral Eropa (ECB) memperketat kebijakan, sementara mata uang tetap lemah," kata Analis senior di Swissquote Bank, Ipek Ozkardeskaya.
BASF, perusahaan bahan kimia terbesar di dunia, telah mengurangi produksi amonia, pupuk nitrogen, dan input untuk pembuatan plastik dan cairan knalpot diesel. Group besar itu sangat bergantung pada gas alam, dan membeli dari luar Eropa, di mana harganya lebih rendah.
Data terbaru juga menyoroti dampaknya. Aktivitas manufaktur zona euro bulan ini mencapai level terlemah sejak Mei 2020.
Prospek manufaktur yang optimis berbeda dengan perusahaan makanan dan produk konsumen, termasuk Nestle dan Procter & Gamble, yang telah menaikkan harga barang mulai dari kopi Nescafe hingga pisau cukur Gillette.
Berlomba Lakukan Penghematan
"Musim dingin yang ringan saja, tidak bisa menyelamatkan Eropa. Pertumbuhan melambat, Bank Sentral Eropa (ECB) memperketat kebijakan, sementara mata uang tetap lemah," kata Analis senior di Swissquote Bank, Ipek Ozkardeskaya.
BASF, perusahaan bahan kimia terbesar di dunia, telah mengurangi produksi amonia, pupuk nitrogen, dan input untuk pembuatan plastik dan cairan knalpot diesel. Group besar itu sangat bergantung pada gas alam, dan membeli dari luar Eropa, di mana harganya lebih rendah.
Data terbaru juga menyoroti dampaknya. Aktivitas manufaktur zona euro bulan ini mencapai level terlemah sejak Mei 2020.
Prospek manufaktur yang optimis berbeda dengan perusahaan makanan dan produk konsumen, termasuk Nestle dan Procter & Gamble, yang telah menaikkan harga barang mulai dari kopi Nescafe hingga pisau cukur Gillette.
Berlomba Lakukan Penghematan
Lihat Juga :