Hadapi Tantangan Ekonomi Global, BRI Siapkan 4 Mitigasi Risiko
Rabu, 26 Oktober 2022 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Wapres: Inflasi RI Masih Lebih Rendah Dibandingkan Singapura
Sebagai sumber pertumbuhan baru, BRI sendiri sudah masuk ke segmen ultra mikro melalui Holding Ultra Mikro yang resmi terbentuk sejak September 2021 bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) atas inisiasi Kementerian BUMN.
Kedua, adanya kecukupan modal. Sunarso menyebut Capital Adequacy Ratio (CAR) atau rasio kecukupan modal yang dimiliki BRI mencapai 25%.
"Cukup untuk tumbuh selama 4 tahun ke depan, maka labanya berapapun, tidak ada alasan untuk menahan laba menjadi modal. Jadi layak dibagikan, karena itu cukup. Ketiga, likuiditas yang melimpah, dimana saat ini rasio LDR nasional masih berada di level 82%," tutup Sunarso.
Sebagai sumber pertumbuhan baru, BRI sendiri sudah masuk ke segmen ultra mikro melalui Holding Ultra Mikro yang resmi terbentuk sejak September 2021 bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) atas inisiasi Kementerian BUMN.
Kedua, adanya kecukupan modal. Sunarso menyebut Capital Adequacy Ratio (CAR) atau rasio kecukupan modal yang dimiliki BRI mencapai 25%.
"Cukup untuk tumbuh selama 4 tahun ke depan, maka labanya berapapun, tidak ada alasan untuk menahan laba menjadi modal. Jadi layak dibagikan, karena itu cukup. Ketiga, likuiditas yang melimpah, dimana saat ini rasio LDR nasional masih berada di level 82%," tutup Sunarso.
(nng)
Lihat Juga :