Ekonomi Indonesia Bakal Melaju Pesat, Luhut Ingatkan Kekompakan

Kamis, 27 Oktober 2022 - 16:47 WIB
loading...
Ekonomi Indonesia Bakal...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan optimistis ekonomi Indonesia akan melaju pesat. Foto/Tangkapan Layar
A A A
MAKASSAR - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan optimistis ekonomi Indonesia akan melaju pesat. Namun ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian.

Hal tersebut disampaikan Luhut saat menjadi pembicara dalam webinar dengan tema ‘Sinergi Tiga Konvensi KTT Bumi dalam penerapannya untuk kesehatan DAS dan ekosistem dan pembangunan ekonomi berkelanjutan' yang digelar Kamis (27/10/2022).

Baca juga: Luhut Beberkan Siasat Berangus Mafia Pungli di Pelabuhan

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia ini akan terus pesat meningkatkan standar hidup. Namun disisi lain perlu melihat degradasi lingkungan. Nah lingkungan perlu. Karena kita bekerja bukan untuk kita saja. Tapi yang lebih penting next generation. Itu yang saya berkali-kali katakan di berbagai forum internasional,” kata Luhut.

Dia menjelaskan, Indonesia bisa menentukan arah sendiri dalam hal mengelola lingkungan. Negara lain, jelas dia, tidak perlu ikutan mengatur apa yang menjadi kewenangan dalam negeri Indonesia.

“Karena orang-orang negara maju selalu seperti mengajari kita ‘kalian harus sadar diri.’ Saya bilang ke mereka ‘kalian tuh nggak perlu mengajari kami mengenai masalah lingkungan.’ Karena cucu saya sekarang sudah mahasiswa, itu ngingetin saya," ujarnya.

"Jadi kami melihat masa depan anak-anak indonesia. Jadi apapun yang kami lakukan pasti memprotek . ‘Jadi kalian nggak perlu mengajari kami. Ya ngingetin, sama-sama ngingetin. Kalian lebih banyak dosanya daripada kami.’ Kita jadi bangsa jangan mau didikte orang lain,” jelas dia.

Baca juga: Mustajab! Doa Presiden Soekarno untuk Luhut Binsar Pandjaitan Kini Terbukti

Dijelaskannya, Indonesai telah mengembangkan kebijakan dan regulasi untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, jelas Luhut, Indonesia juga telah menggabungkan kebijakan pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim.

“Kita punya komitmen untuk ini. Saya pribadi melihat kepentingan anak cucu saya dan teman-teman yang lain supaya jangan jadi korban karena ketololan kita dalam membuat polusi atau kita dipengaruhi kepentingan-kepentingan lain. Ini komitmen yang harus buat di diri kita masing-masing. Sehingga kita satu,” tegas Luhut.

Lebih jauh dijelaskannya, pengelolaan sumber daya air harus dibuat secara terpadu dan dilakukan secara konsisten oleh semua pihak, dengan berdasarkan prinsip keseimbangan.

“Kalau kita kompak, bahu membahu, tidak saling menyalahkan, kita tidak kurang orang pintar. Kita terlalu banyak main sektoral, terlalu egois. Tapi kalau kita padu, tidak ada yang bisa ngalahin kita. Itu kita buktikan penanganan Covid-19 karena kita bahu membahu, kita salah satu negara yang paling cepat mengatasi covid 19,” papar dia.

“Kami punya mimpi akan mengurangi sampah plastik, misalnya. dari mangrove, misalnya kita target 600 hektar kita bisa tuntaskan 2024. Jadi saya harap hal-hal seperti ini jadi sukses story yang kita bawa dalam forum di Bali 2024,” ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Berita Terkini
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved